Puluhan Rumah dan Kendaraan Terendam Banjir Bandang di Pesibar

Selasa, 9 September 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krui (dinamik.id)-Banjir bandang melanda lima kecamatan di Pesisir Barat, Senin (8/9) merendam puluhan rumah dan sejumlah kendaraan. Bahkan banjir disertai material longsor juga menutup akses jalan penghubung antarkecamatan.

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Wahyu, mengatakan ada lima kecamatan yang paling terdampak akibat banjir tersebut.

Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Pesisir Tengah, Kecamatan Way Krui, Kecamatan Krui Selatan, Kecamatan Karya Penggawa, dan Kecamatan Lemong.

Baca Juga :  Laporkan Pegawai Terlibat Fraud ke Kejati Lampung, Komitmen Kuat BRI Terapkan Zero Tolerance Terhadap Fraud

Di Kecamatan Pesisir Tengah, banjir merendam 32 rumah di tiga kelurahan,” kata Wahyu dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).

Di kecamatan ini, banjir juga merendam area basement perkantoran Pemkab Pesisir Barat dan menyebabkan tujuh kendaraan terendam.

Hingga tadi pagi, air masih terpantau merendam basement. Saat ini, masih dalam proses penyedotan air,” kata dia.

Baca Juga :  Pelaku Curas Sebabkan Korban Meninggal Dunia, Dibekuk Aparat Polres Mesuji

Kemudian, di Kecamatan Way Krui, selain banjir, terjadi juga longsor di Pekon (desa) Labuhan Mandi.

Sebanyak satu rumah dan akses lalu lintas terputus. Lalu, di Kecamatan Krui Selatan, banjir merendam sebanyak 38 rumah dan lahan persawahan di Pekon Mandiri Sejati.

Baca Juga :  Mahfud MD Pilih Lamteng Tempat Nyatakan Mundur dari Menko Polhukam

Di Kecamatan Karya Penggawa, sebanyak 20 rumah terendam banjir di Pekon Laay, sedangkan di Kecamatan Lemong, banjir memutuskan akses jalan lintas.

Sementara itu, Kepala BPBD Pesisir Barat, Imam Habibudin, mengatakan kondisi terkini ketinggian banjir sudah surut di lima kecamatan tersebut. “Akses jalan lintas sudah bisa dilalui meski belum normal,” katanya. (Naz)

Berita Terkait

Demo Tandingan, Massa Tagih Transparansi dan Audit Program MBG
Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi
Hak Tak Dibayar, Eks-Karyawan Lapor ke Disnaker
Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah
Di Balik Polemik MBG, Relawan Dapur Terdampak: Penghasilan Hilang, Harap Program Jalan Lagi
Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG
Aksi Damai AMAL: Dukung MBG, Massa Minta Koruptor Dihukum Berat
Kisah Inspiratif Aprozi Alam Membangun Harapan Dimulai dari Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:35 WIB

Demo Tandingan, Massa Tagih Transparansi dan Audit Program MBG

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:13 WIB

Ketum PMII Bandar Lampung Minta Program MBG Dievaluasi agar Tak Jadi Bancakan Korupsi

Senin, 22 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pengukuhan APPMBGI Lampung Jadi Momentum Penguatan SPPG dan Kemitraan Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 17:43 WIB

Di Balik Polemik MBG, Relawan Dapur Terdampak: Penghasilan Hilang, Harap Program Jalan Lagi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:18 WIB

Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:28 WIB