Pemdes Tirtamakmur Undang Tokoh Masyarakat dan Petani Sosialisasikan Penanaman Tebu

Selasa, 9 September 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panaragan (dinamik.id)– Pemerintah Tiyuh/Desa Tirtamakmur, Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat menggelar sosialisasi penanaman tebu di Aula Wisma Asri, Selasa 9 September 2025.

Sosialisasi dihadiri para tokoh masyarakat dan petani setempat sebagai upaya memperkenalkan alternatif usaha tani selain singkong.

Kepala Tiyuh Tirtamakmur, Rudi Hartono, mengatakan sosialisasi ini dilakukan menyusul anjloknya harga singkong yang selama ini menjadi andalan warga. Menurutnya, tebu dapat menjadi solusi yang lebih menjanjikan.

“Kita perkenalkan usaha tebu kepada warga, siapa tahu bisa menghasilkan yang memuaskan. Kita undang tokoh masyarakat dan para pemilik lahan luas, yang sebelumnya mengusahakan singkong atau karet, agar bisa mempertimbangkan alih fungsi ke tebu,” ujar Rudi.

Baca Juga :  BKPSDM Tubaba Segera Bahas Persiapan Uji Kompetensi Eselon II

Rudi berharap pihak perusahaan dapat mendampingi masyarakat jika nantinya berminat menanam tebu. “Masyarakat di desa ini masih awam. Jangan sampai sudah beralih dari singkong ke tebu, tapi tidak ada yang membina dari cara tanam sampai panen. Harus ada pendampingan agar hasilnya tidak mengecewakan,” tegasnya.

Perwakilan Sugar Group Companies (SGC), Sulis, yang hadir dalam sosialisasi, menjelaskan bahwa tanaman tebu memiliki potensi besar di Lampung. Selain lebih tahan terhadap hama penyakit dibanding singkong, tebu dinilai cocok dengan kondisi iklim daerah ini.

Baca Juga :  Operasi Zebra Krakatau 2024, Pjs Wali Kota Bandar Lampung Harap Warga Tertib Lalulintas

“Keuntungan tebu adalah sekali tanam bisa tiga hingga empat kali panen atau sekitar empat tahun. Jadi lebih hemat biaya tanam. Hanya awalnya saja keluar modal untuk bibit dan penanaman, selebihnya tinggal dirawat hingga panen berikutnya,” jelas Sulis.

Sementara itu, Lutfi, warga RT 21 Suku 6, mengaku tertarik mencoba alih usaha ke tebu setelah mendengar pemaparan dalam sosialisasi.

Baca Juga :  Pendapatan Zakat, Infaq, dan Sedekah Tubaba Ditarget Rp18 Miliar

“Harga singkong anjlok, tanah banyak nganggur, malah sering rugi. Kita ingin coba dulu menanam tebu, siapa tahu lebih menguntungkan,” katanya.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal peralihan usaha petani dari singkong ke tebu, sehingga lahan pertanian di Tiyuh Tirtamakmur dapat lebih produktif dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat. (PINA)

Berita Terkait

DPRD Tubaba Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Kinerja OPD hingga Tunda Bayar Anggaran
Pemprov Lampung Siapkan Rp150 Miliar, Gaji ke-13 ASN dan PPPK Cair Awal Juni 2026
Pemkab Pringsewu Dorong Percepatan Infrastruktur Penerangan Jalan Berbasis Kemitraan
Pendaftaran Calon Ketua Golkar Lampung Barat Resmi Ditutup, Tomi Ardi Jadi Satu-satunya Pendaftar
Beraksi Di 5 TKP Tersangka Curas, Ditangkap Unit Reskrim Polsek Simpang Pematang dan Tekab 308 Polres Mesuji
Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Terbaik Fakultas Teknik Unila Periode April 2026
Bupati Pringsewu & Wabup Ngopi Serasi Di Tanjung Dalam 
Klarifikasi PUPR Tubaba: Kebocoran Sesat Agung Bukan dari Atap, Melainkan Talang Air Tersumbat

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:21 WIB

DPRD Tubaba Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Kinerja OPD hingga Tunda Bayar Anggaran

Senin, 27 April 2026 - 22:17 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Rp150 Miliar, Gaji ke-13 ASN dan PPPK Cair Awal Juni 2026

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WIB

Pemkab Pringsewu Dorong Percepatan Infrastruktur Penerangan Jalan Berbasis Kemitraan

Minggu, 26 April 2026 - 17:26 WIB

Beraksi Di 5 TKP Tersangka Curas, Ditangkap Unit Reskrim Polsek Simpang Pematang dan Tekab 308 Polres Mesuji

Minggu, 26 April 2026 - 17:18 WIB

Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Terbaik Fakultas Teknik Unila Periode April 2026

Berita Terbaru