Kemitraan Petani Tebu SGC Dukung Program Presiden Hilirisasi dan Swasembada

Senin, 15 Desember 2025 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebutuhan Gula Nasional Harus Dipenuhi dari Produksi Dalam Negeri, Bukan Impor

LAMPUNG TENGAH (dinamik.id)-Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sangat mendukung program kemitraan tebu yang diadakan Sugar Group Companies (SGC). Selain bisa meningkatkan kesejahteraan petani, kemitraan tersebut juga mendukung suksesnya program pemerintah mempercepat hilirisasi tanaman tebu dalam rangka swasembada pangan.

“Kemitraan ini mempercepat hilirisasi tanaman tebu. Tentu saya sangat mendukung program kemitraan tebu antara SGC dan petani ini,” kata Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Lampung Tengah, Rony Witono saat menghadiri sosialisasi Kemitraan Tebu yang diadakan SGC di Kampung Sri Kencono, Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah, Senin (15/12).

Baca Juga :  Pangdam II/SWJ Sebut PTPN VII Pilar Stabilitas Nasional

Menurut Rony, dalam rapat koordinasi yang diadakan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian belum lama ini, Provinsi Lampung mendapat tambahan kuota 20.000 hektare tanaman tebu untuk mempercepat hilirisasi tebu dalam rangka program swasembada gula yang sudah dicanangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto.

Dari tambahan 20.000 hektare tambahan kuota untuk Provinsi Lampung tersebut, Lampung Tengah mendapat kuota 6.000 hektare. Sehingga total untuk Lampung menjadi 31.000 hektare karena kuota sebelumnya 11.000 hektare.

Rony Witono menjelaskan bahwa Bapak Presiden ingin program swasembada gula bisa dipercepat.

Baca Juga :  Petani Tuba Antusias Ikut Program Kemitraan Tebu SGC

“Bapak Presiden ingin kekurangan kebutuhan gula bukan ditutup dengan impor, tetapi harus diatasi dengan produksi dari dalam negeri. Maka dari itu hilirisasi tanaman tebu harus dipercepat. Jangan ada impor gula lagi. Itu harapan Bapak Presiden,” kata Rony Witono.

Rony juga menjelaskan bahwa program kemitraan adalah cara terbaik. Kemitraan harus menguntungkan kedua belah pihak, harus dilakukan secara setara.

Sementara itu, Camat Bumi Nabung, Dahrif Anshori mengatakan bahwa sudah saatnya warga Bumi Nabung menghasilkan produk pertanian yang harganya stabil, yaitu dengan menanam tebu.

“Dengan menanam tebu, kesejahteraan petani bisa meningkat karena harganya stabil.

Baca Juga :  Pemkab Lamteng Libatkan Kementan dan SGC Dorong Percepatan Hilirisasi Tebu

KULIAH GRATIS

Selain menawarkan kemitraan tebu, SGC juga menawarkan kuliah gratis bagi putra-putri terbaik Lampung untuk dididik secara gratis di dua politeknik yang dimiliki SGC.

“Ayo bapak-bapak dan ibu-ibu yang punya anak tahun depan lulus SMA, silakan mendaftar anaknya di politeknik yang kami miliki. Ada yang di Lampunb tengah, ada juga yang di Tulangbawang Barat,” kata Petinggi SGC Purwati Lee.

Selama pendidikan, tidak dipungut biaya sama sekali, diberi makan tiga kali, dan disediakan asrama. Jika lulus bekerja di SGC. (Pin)

Berita Terkait

PTPN I Perkuat Sekretariat Perusahaan Adaptif Berintegritas
Dahsyat, Sepekan UMKM Kuliner Maliosewu Pringsewu Bersiap Sambut Kunjungan Jokowi
Musprov Apindo Lampung, Gubernur Mirza Komitmen Permudah Perizinan, Perkuat Hilirisasi Sektor Pertanian
Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter
BI Catat Lasef FESyar Sumatera 2026 Bukukan Komitmen Pembiayaan Rp230 Miliar
SGC Gencarkan Sosialisasi Peluang Kerja guna Tingkatkan Ekonomi Rakyat Lampung
SGC Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja untuk Kurangi Pengangguran
SGC Buka Peluang Kerja, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Tebang Ikat Harian

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:00 WIB

PTPN I Perkuat Sekretariat Perusahaan Adaptif Berintegritas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:45 WIB

Dahsyat, Sepekan UMKM Kuliner Maliosewu Pringsewu Bersiap Sambut Kunjungan Jokowi

Senin, 22 Juni 2026 - 14:32 WIB

Musprov Apindo Lampung, Gubernur Mirza Komitmen Permudah Perizinan, Perkuat Hilirisasi Sektor Pertanian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:43 WIB

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:10 WIB

BI Catat Lasef FESyar Sumatera 2026 Bukukan Komitmen Pembiayaan Rp230 Miliar

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:09 WIB