Lampung-Jateng Perkuat Kerjasama, Wagub Jihan: Masyarakat Jawa Motor Pembangunan Peradaban

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada acara Sarasehan Warga Jawa Tengah yang berdomisili di Provinsi Lampung, di Balai Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/1/2026).

i

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada acara Sarasehan Warga Jawa Tengah yang berdomisili di Provinsi Lampung, di Balai Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/1/2026).

Pesawaran (dinamik.id)- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beserta jajaran yang menghadiri giat Sarasehan Warga Jawa Tengah yang tinggal di Provinsi Lampung, di Balai Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/1/2026).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beserta rombongan yang dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga Jawa Tengah yang merantau dan menetap di Lampung.

Kehadiran Gubernur Jawa Tengah di Lampung, jelas Wagub Jihan, bukan sekadar kunjungan silaturahmi, melainkan bagian dari misi strategis penguatan kerja sama antardaerah.

“Kehadiran Bapak Gubernur Jawa Tengah di Provinsi Lampung merupakan kehormatan bagi kami. Ini bukan hanya kunjungan biasa, tetapi bagian dari misi dagang dan kerja sama yang nyata antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung,” ujar Wagub Jihan.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Ikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi secara Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto

Wagub Jihan mengungkapkan bahwa sehari sebelumnya telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antarpemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk di sektor pariwisata dan sektor strategis lainnya. Nilai transaksi dari kerja sama tersebut mencapai sekitar Rp830 miliar.

“Ini merupakan stimulus pembangunan yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah dan diharapkan dapat berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Wagub Jihan juga menyoroti peran penting masyarakat Jawa, khususnya asal Jawa Tengah, dalam pembangunan Provinsi Lampung.

“Sejak masa kolonisasi hingga program transmigrasi pascakemerdekaan, masyarakat Jawa bukan hanya menjadi penonton sejarah, tetapi motor pembangunan peradaban di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Berkomitmen Membangun Masyarakat Yang Berintegritas

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa hubungan antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung tidak hanya bersifat administratif dan pembangunan, tetapi juga memiliki ikatan sejarah yang kuat.

“Jumlah penduduk Provinsi Lampung hampir sembilan juta jiwa, dan sekitar 60 persennya merupakan masyarakat Jawa, khususnya dari Jawa Tengah. Ini menunjukkan adanya ikatan historis yang sangat kuat,” ujar Gubernur Jawa Tengah.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat Jawa telah bermigrasi ke Lampung sejak sebelum kemerdekaan hingga program transmigrasi pada era 1970-an. Menurutnya, para perantau tersebut telah menyatu dan membangun Lampung sebagai rumahnya sendiri.

“Mereka sudah tidak memiliki komitmen untuk kembali ke daerah asal, karena telah membangun desa, ekonomi, dan kehidupan di Provinsi Lampung. Ini adalah kebanggaan kita bersama dan wujud nyata kebinekaan Indonesia yang harus terus kita rawat,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dukung Penuh Langkah Penegakan Ketertiban dan Hukum

Ia berpesan kepada masyarakat perantau agar tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal di daerah tempat tinggalnya.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Saya yakin masyarakat Jawa di Lampung sangat adaptif, kompetitif, dan mampu hidup rukun dengan seluruh suku,” tambahnya.

Sementara itu, kegiatan sarasehan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga perantau atau keturunan Jawa Tengah yang bermukim di wilayah Desa Bagelen, Kec. Gedong Tataan, Pesawaran. (Amd)

Berita Terkait

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB