Pengukuhan KTNA, Gubernur Mirza Target Lampung Barometer Pertanian Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, (Dinamik.id)-Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 disaksikan Ketua Umum KTNA Nasional H. Mohamad Yadi Sofyan Noor, di Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (31/01/2026).

Pengurus yang dikukuhkan tersebut berjumlah 44 orang dan diketuai Hanan A. Rozak. Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 044/SKEP/KTNA NASIONAL/I/2026 tentang Susunan Pengurus KTNA Provinhsi Lampung Masa Bakti 2026–2031.

Dalam sambutannya, Rahmat Mirzani Djausal, yang juga Pembina KTNA Provinsi Lampung, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Lampung, dengan petani dan nelayan sebagai garda terdepan penjaga ketahanan pangan daerah.

Gubernur menekankan peran strategis KTNA sebagai mitra pemerintah dalam menyerap aspirasi petani dan nelayan di tingkat bawah, sekaligus sebagai wadah berbagi pengetahuan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian.

“Pembangunan pertanian Lampung sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Astacita, khususnya pada agenda kemandirian pangan, kemandirian ekonomi, hilirisasi sektor pertanian, serta pembangunan dari desa,” Ujar Mirza, Sabtu (31/01/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Cuaca Ekstrem, Mirza Tinjau Posko Operasi Modifikasi Cuaca di Bandara Raden Inten II

Menurut Mirza, Astacita Presiden Prabowo menempatkan petani sebagai subjek utama pembangunan nasional, bukan sekadar pelaku produksi. Oleh karena itu, kebijakan peningkatan produksi harus dibarengi dengan perlindungan harga, penguatan nilai tambah, dan perbaikan tata niaga agar kesejahteraan petani benar-benar meningkat.

Dalam konteks tersebut, Gubernur mendorong KTNA untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan hilirisasi produk pertanian melalui pengolahan pasca-panen, guna meningkatkan daya saing dan nilai jual komoditas unggulan Lampung.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya modernisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi, sebagai langkah adaptif menghadapi tantangan perubahan iklim, efisiensi produksi, serta regenerasi petani.

“Semoga pengurus KTNA Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 dapat bekerja secara proaktif, inovatif, dan mampu merangkul petani milenial guna menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan,” harapnya.

Mirza juga menegaskan bahwa posisi strategis Lampung sebagai salah satu penopang pangan nasional menuntut sinergi kuat antara pemerintah daerah dan organisasi petani, agar visi pembangunan pertanian yang mandiri, modern, dan berdaya saing dapat terwujud.

Baca Juga :  Gaji PPPK Lunas, Bupati Tanggamus Ajak Guru PPPK Jadi Suri Tauladan Siswa

Sebagai langkah konkret, Gubernur Mirza telah menginstruksikan pengadaan fasilitas pengering (dryer) bagi petani di setiap kabupaten guna menjaga stabilitas harga komoditas pasca-panen.

Gubernur Mirza memaparkan bahwa ketersediaan sarana pengolahan di tingkat lokal akan mengurangi beban logistik dan meningkatkan pendapatan riil petani secara signifikan. Selain itu, Gubernur juga akan terus meningkatkan fasilitas pembuatan pupuk organik cair gratis untuk menjangkau satu juta hektar lahan pertanian di Lampung.

Senada dengan Gubernur, Ketua Umum KTNA Nasional, M. Yadi Sofyan Noor, dalam sambutannya menyatakan rasa bangganya terhadap soliditas KTNA di Lampung. Ia memuji sinergi antara Pemprov Lampung dengan para petani dan nelayan yang dinilainya sangat harmonis.

​”Kehadiran Gubernur hari ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah. Saya sampaikan bahwa KTNA Lampung harus menjadi barometer nasional. Pengurus baru harus mampu mengawal hilirisasi dan menjadi jembatan teknologi bagi petani di pelosok,” ujar Yadi Sofyan Noor.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Pesawaran Tunjuk Pulau Pahawang Jadi Tema Pemilihan Putri Indonesia 2023

Ia meminta pengurus yang baru dilantik untuk tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi benar-benar turun ke lapangan mendampingi petani, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

​Moh. Yadi juga menekankan pentingnya KTNA Lampung tetap selaras dengan kebijakan nasional, namun juga tetap kritis dalam memperjuangkan kesejahteraan anggota di daerah.

​Sebelum mengakhiri sambutannya, Moh. Yadi mengajak seluruh anggota KTNA Lampung yang baru saja dilantik untuk selalu memperkuat kelembagaan ekonomi petani agar memiliki daya tawar yang tinggi terhadap pasar.

Pengukuhan Pengurus KTNA Provinsi Lampung ini juga turut dihadiri Pangdam XXI Raden Intan Mayjen. TNI Kristomei Sianturi, Anggota DPRS Provinsi Lampung, yang mewalili Kapolda Lampung, Ketua DPW Perhiptani, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta pengurus KTNA kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Mengakhiri acara pengukuhan pengurus KTNA Provinsi Lampung, Ketua Umum KTNA Nasional secara langsung memberikan Cinderamata kepada Gubernur Provinsi Lampung, dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung yang hadir. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Sabtu, 19 September 2026 - 15:47 WIB

Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terbaru