DPRD Pringsewu Sebut Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Jatiagung Diupayakan Tahun Depan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU, (Dinamik.id) – Menanggapi aksi protes warga Pekon Jatiagung, Kecamatan Ambarawa, terkait kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki selama sembilan tahun, DPRD Kabupaten Pringsewu angkat bicara.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pringsewu, Lusi Ariyanti, mengatakan perbaikan jalan tersebut harus melalui mekanisme perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, usulan perbaikan jalan dapat diajukan melalui Musrenbang tingkat desa dan kecamatan, kemudian dibahas dalam Musrenbang kabupaten agar masuk sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Selain itu, perbaikan juga dapat diupayakan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD.

Baca Juga :  Dua Buruh Tani Ditangkap Lantaran Curi Kabel PT PJA

“Terkait jalan Jatiagung yang saat ini rusak parah, tentu harus mendapat perhatian pemerintah daerah. Namun proses perbaikannya harus melalui mekanisme Musrenbang desa, kecamatan hingga kabupaten,” ujar Lusi, Minggu (8/2/2026). Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan Bersih Desa, Ririn Kuswantari dan Mas Wiriawan Menjadi Daya Tarik Masyarakat

Ia menjelaskan, untuk tahun anggaran berjalan, perbaikan belum dapat direalisasikan karena program dan anggaran telah ditetapkan serta APBD sudah disahkan.

“Untuk tahun ini sudah tidak memungkinkan karena anggarannya sudah ditentukan. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita dorong agar dapat diperbaiki,” katanya.

Lusi juga meminta masyarakat untuk
bersabar, mengingat keterbatasan anggaran daerah sehingga pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan bergiliran.
“Anggaran pemerintah terbatas, sehingga pembangunan harus bergiliran. Kami berharap masyarakat bisa bersabar,” ucapnya.

Baca Juga :  Massa Membludak di Pesta Rakyat Ardjuno di Sukoharjo, Pringsewu

Namun demikian, warga Jatiagung berharap janji tersebut benar-benar direalisasikan, mengingat kondisi jalan kabupaten itu telah rusak parah dan tidak tersentuh perbaikan selama kurang lebih sembilan tahun, sehingga kerap menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.(Rhn)

Berita Terkait

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026
Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia
Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri
Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka
Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:23 WIB

Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:45 WIB

Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru