Pemprov Lampung Buka Program SMA Terbuka Untuk Anak Putus Sekolah

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi Lampung segera membuka program SMA Terbuka sebagai solusi bagi ribuan anak putus sekolah, khususnya mereka yang telah melewati usia sekolah formal.

“Regulasinya terkait program ini sedang proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat baik peraturan gubernur (pergub) maupun juknisnya selesai, sehingga tidak terjadi kendala di lapangan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico di Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan SMA Terbuka merupakan program yang diperuntukkan anak-anak yang sudah lama tidak bersekolah, khususnya mereka yang berusia di atas 21 tahun.

“Program ini akan diprioritaskan di kabupaten/kota dengan angka anak tidak sekolah (ATS) tertinggi. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar enam hingga tujuh kabupaten/kota di Lampung dengan angka ATS yang cukup tinggi,” kata dia.

Baca Juga :  Lampung Terapkan Sistem Baru Penerimaan Murid, Prioritaskan Akses Pendidikan untuk Semua

Dia mengatakan SMA Terbuka akan berada di bawah sekolah induk dan ijazah yang diterbitkan pun berasal dari sekolah tersebut, sehingga memiliki legalitas yang sama dengan sekolah reguler.

“Terkait sistem pembelajaran SMA Terbuka bersifat adaptif dan fleksibel. Kegiatan belajar tidak harus dilakukan setiap hari dan dapat dilaksanakan secara luring (offline) maupun daring, tergantung kondisi siswa dan ketersediaan sarana,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, tempat belajar pun tidak harus di gedung sekolah. Pembelajaran bisa dilakukan di rumah warga, balai desa, atau fasilitas lain yang disepakati bersama.

“Intinya menyesuaikan kondisi siswa. Bisa guru yang datang, bisa siswa yang datang. Kita fleksibel,” kata Thomas.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi Meraih Anugerah KPI Tahun 2023 Kategori Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran

Menurutnya, salah satu target utama program ini meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung, khususnya pada indikator Harapan Lama Sekolah (HPL).

“Saat ini, rata-rata harapan lama sekolah di Lampung masih berada di kisaran kelas 2 SMP. Pemerintah menargetkan minimal rata-rata pendidikan masyarakat dapat mencapai jenjang SMA. Kalau anak-anak ini bisa kembali sekolah dan minimal lulus SMA, tentu akan berpengaruh terhadap IPM Lampung,” ujarnya.

Berdasarkan data, jumlah anak putus sekolah di Lampung dari jenjang SD hingga SMA diperkirakan 70 ribu orang.

“Sehingga pemerintah menargetkan penuntasan dilakukan secara kolektif dan bertahap, tidak hanya oleh provinsi melalui SMA Terbuka, tetapi juga oleh kabupaten/kota melalui pembukaan SD Terbuka maupun SMP Terbuka,” kata dia.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Buka Kejuaraan Sepatu Roda Inline Freestyle Piala Gubernur Lampung 2023

Thomas menegaskan SMA Terbuka berbeda dengan program seperti SMA Siger Bandarlampung atau bantuan bagi siswa kurang mampu yang masih berada dalam usia sekolah.

“Program ini berbeda dengan SMA Siger Bandarlampung. Program Ini untuk mereka yang sudah bertahun-tahun tidak sekolah dan usianya di atas usia sekolah formal,” katanya.

Dengan hadirnya SMA Terbuka, Pemerintah Provinsi Lampung berharap, tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena faktor usia atau kondisi ekonomi.

“Intinya, pemerintah pusat dan daerah ingin memastikan anak-anak kita tetap bisa sekolah. Usia bukan lagi penghalang untuk mendapatkan pendidikan,” kata dia.(pin)

Penulis : Pina

Berita Terkait

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung
Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir
PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban
Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI
Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung
Kementan Kucurkan Rp1,4 Triliun untuk Lampung, Mirza Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Gubernur Mirza Tekankan Digitalisasi untuk Optimalkan PAD dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:01 WIB

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:04 WIB

PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:21 WIB

Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung

Berita Terbaru