Bandar Lampung (dinamik.id)-Ketua DPC PDIP Bandar Lampung Dedi Yuginta mengajak kader menjadikan momentum lebaran Idul Adha untuk terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial, Kamis (28/5/2026).
Ia menegaskan hakikat berkurban dalam Islam adalah bentuk ketakwaan, ketaatan, dan penghambaan kepada Allah, bukan sekadar menyembelih hewan.
“Di dalam Al-quran Allah menegaskan dalam bahwa yang sampai kepada-Nya bukan darah atau daging hewan kurban, melainkan ketakwaan orang yang berkurban,” ujar Ketua DPC PDI-Perjuangan Dedi Yuginta di sela-sela pemotongan hewan kurban di kantor DPC PDI-P setempat, pada Kamis (28/05/2026).
Kompak hadir mendampingi Sekretaris PDIP Bandar Lampung Irwansyah Agung dan jajaran pengurus lainnya.
Berkurban, lanjutnya, mengajarkan beberapa nilai utama yakni, ketaatan kepada Allah, meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang patuh terhadap perintah Allah. “Meskipun sangat berat. Keikhlasan dan pengorbanan seorang muslim belajar rela mengorbankan sebagian harta terbaiknya demi mendekatkan diri kepada Allah,” tutur Anggota DPRD dua periode itu.
Selain itu, sambung Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung ini, berkurban merupakan rasa kepedulian sosial.
“Ini adalah kegiatan sosial partai PDI-P yang dilakukan setiap hari raya Idul Adha, dan daging kurban dibagikan kepada keluarga besar PDI-P se kota Bandar Lampung dari pengurus DPC, PAC hingga ranting, serta warga sekitar kantor DPC PDI-Perjuangan, terutama fakir miskin, sehingga menumbuhkan solidaritas dan kebersamaan,” ungkapnya.
Berkurban juga merupakan pembersihan jiwa dari sifat kikir, berkurban melatih seseorang untuk tidak terlalu cinta kepada harta dan lebih dermawan.
“Mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub). Jadi, hakikat berkurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi latihan iman, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama,” tandasnya.
Diketahui, DPC PDI-Perjuangan Kota Bandar Lampung melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak dua ekor sapi. Pemotongan hewan kurban dihadiri para anggota DPRD fraksi PDI-P dan pengurus DPC PDI-P. (Amd)

Penulis : Mufid
Editor : Eka Setiawan









