Bandar Lampung, (dinamik.id) — Anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung, Rizaldi Adrian, menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan air lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, terutama pada sistem penampungan dan pengolahan limbah. Langkah ini diperlukan untuk mencegah air lindi meluap ke sungai saat hujan sekaligus menjaga lingkungan di sekitar TPA.
Rizaldi mengatakan, penanganan air lindi tidak cukup hanya dengan mengalirkan limbah ke tempat pengolahan. Pemerintah juga perlu memastikan sistem penampungan mampu menampung volume limbah, sehingga potensi luapan yang dapat mencemari sungai bisa diminimalkan.
“Air lindi itu harus dialirkan ke tempat pengolahan. Yang terpenting, bagaimana memastikan limbah itu tidak lagi masuk ke sungai,” tegas Rizaldi, Selasa (13/10/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, air lindi dapat meluap ke aliran sungai ketika hujan akibat kapasitas penampungan yang berlebih. Kondisi ini menjadi alarm bagi pemerintah agar tidak hanya berfokus pada penanganan sesaat, tetapi juga membenahi sistem pengelolaan limbah di TPA Bakung.
Menurut Rizaldi, jika kapasitas penampungan tidak memadai dan pengolahan tidak berjalan optimal, potensi pencemaran akan terus membayangi kawasan sekitar. Karena itu, dinas terkait harus memastikan aliran air lindi terkendali dan tidak mencemari sungai maupun lingkungan permukiman warga.
“Jangan sampai persoalan ini terus berulang. Penanganannya harus benar-benar dilakukan, bukan hanya sebatas rencana,” ujarnya.
Rizaldi juga menyoroti pentingnya penataan TPA Bakung secara menyeluruh, termasuk rencana pembenahan pada 2027–2028. Ia mengingatkan, tempat pembuangan akhir tidak boleh dibiarkan menjadi kawasan yang terbengkalai tanpa pengelolaan lingkungan yang memadai.
DPRD, lanjutnya, akan memantau pelaksanaan langkah perbaikan yang dilakukan dinas terkait bersama Pemerintah Kota Bandarlampung. Namun, efektivitas penanganan tetap harus dibuktikan melalui kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar janji.
“Kita tunggu hasil pengerjaannya. Kalau sudah dilakukan perbaikan, tetapi persoalan ini masih terjadi, tentu akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid
Editor : Pina haidar









