Pemkab & BPS Pringsewu Rakor & Sosialisasi Pendataan Awal Regsosek

Selasa, 20 September 2022 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU (dinamik.id) – Dalam rangka pelaksanaan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di Kabupaten Pringsewu agar berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pendataan Awal Regsosek.

Kegiatan ini dibuka oleh Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah didampingi Kepala BPS Provinsi Lampung Endang Retno Sri Subiyandani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masykur Hasan dan Kepala BPS Kabupaten Pringsewu Edi Prayitno di Hotel Urban Pringsewu, Selasa (20/09/2022), dihadiri jajaran pemerintah daerah dan instansi vertikal terkait, serta diikuti camat dan kepala pekon serta lurah se-Kabupaten Pringsewu.

Pj.Bupati Pringsewu Adi Erlansyah mengatakan dalam konsep pembangunan nasional, terwujudnya kesejahteraan sosial adalah salah satu tujuan yang hendak dicapai bersama.

“Sebagaimana telah kita ketahui bahwa kemiskinan merupakan permasalahan bangsa yang mendesak dan memerlukan langkah-langkah penanganan dan pendekatan yang sistematik, terpadu dan menyeluruh serta berkesinambungan dalam rangka mengurangi beban dan memenuhi hak-hak dasar warga negara secara layak. Sehingga penanggulangan kemiskinan menjadi kebijakan dan program pemerintah pusat dan daerah, yang dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektoral,” katanya.

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Panen Raya Perdana di Ambarawa Barat

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada BPS dan mengharapkan adanya kesatuan pemikiran, serta bersama-sama mendukung dan mengawal pelaksanaan pendataan awal Regsosek, sehingga data yang dihasilkan sesuai dengan kondisi di lapangan, tidak ada rekayasa, serta terbebas dari kepentingan pribadi dan kelompok.

Adi Erlansyah juga meminta seluruh jajaran BPS untuk selalu berkoordinasi dengan Pemkab Pringsewu sehingga pelaksanaan pendataan awal Regsosek 2022 dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Lampung Endang Retno Sri Subiyandani mengatakan rapat koordinasi ini memiliki makna yang sangat penting, dimana akan dilaksanakan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi yang merupakan tanggung jawab bersama dalam rangka mendukung pemerintah dalam penyempurnaan kebijakan, terutama terkait perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat kedepannya, serta sebagai upaya dalam mewujudkan satu data Indonesia melalui reformasi penyediaan data sosial ekonomi yang terintegrasi, akurat dan terpadu.

Baca Juga :  Pringsewu Peroleh Dana Hibah 415 Juta Bagi Rumah Ibadah dan Lembaga Keagamaan

“Kita berharap ke depan negara kita memiliki satu data registrasi sosial ekonomi yang dapat dimanfaatkan bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” harapnya.

Sedangkan, Kepala BPS Kabupaten Pringsewu Edi Prayitno mengatakan tahun 2022 ini BPS mendapat tugas untuk melaksanakan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi sebagai tindak lanjut arahan Presiden Jokowi pada beberapa kali Rapat Kabinet Terbatas yang membahas perlunya reformasi sistem perlindungan sosial.

“Penekanan ini juga telah disampaikan presiden pada pidato kenegaraan mengenai RUU APBN 2023 pada tanggal 16 Agustus 2022 di gedung DPR RI, dimana reformasi sistem perlindungan sosial merupakan satu dari tiga reformasi struktural yang menjadi rencana kerja pemerintah tahun 2021 dan 2022 di tengah situasi pandemi Covid-19. Reformasi sistem perlindungan sosial diperlukan sebagai perbaikan mekanisme pelaksanaan program perlindungan sosial bagi seluruh warga negara berdasarkan kerentanan, agar memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, akuntabel dan responsif,” katanya.

Baca Juga :  BPBD Pemkab Mesuji Tinjau Pembangunan Penanganan Abrasi di Kecamatan RJU

Pihaknya mengharapkan dukungan dari seluruh instansi pemerintah maupun swasta dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat membantu pelaksanaan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi.

“Keberhasilan pelaksanaan pendataan awal Regsosek ininmerupakan tonggak sejarah yang sangat penting dalam upaya membangun satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud membangun satu data Indonesia,” tutupnya. (Pon)

Berita Terkait

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026
Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna
Sekdaprov Lampung Pelajari Transformasi Digital Ekonomi dan Komunikasi Kebijakan
Program HELAU Bupati Lamsel Radityo Egi Terbaik Nasional

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB