Mahasiswa KKN Unila Kerjasama dengan KPK Pertanian Gelar Penyuluhan

Senin, 13 Februari 2023 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waykanan (dinamik.id)–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bekerjasama dengan Klinik Pertanian Keliling (KPK) Fakultas Pertanian Universitas Lampung mengadakan penyuluhan dasar pertanian.

“Kegiatan itu membahas soal pembuatan pupuk organik dari daun tebu dan pembuatan pestisida nabati kepada masyarakat Kampung Negararatu, Rumbih dan Negarasakti (Kampung 3), Kecamatan Pakuan Ratu, Waykanan,” kata Dedi, dosen pembimbing lapang KKN Unila, Senin (13/2/2023).

Menurut Dedi, kegiatan itu merupakan salah satu program kerja dari mahasiswa KKN Unila di wilayah kampung 3 yang dilaksanakan di gedung serba guna (GSG Tinera) Kampung Negararatu, pekan lalu.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para mahasiswa KKN yang bekerjasama dengan KPK Fakultas Pertanian Unila. Bahkan Ibu Nurlela selaku Camat Pakuan Ratu juga sempat hadir dalam pembukaan acara,” kata dia.

Baca Juga :  Prof Omar: Pembangunan Fisik Memiliki Konsekuensi Sosial Terhadap Masyarakat

Dalam sambutannya, masih kata Dedi, bu camat juga menyampaikan apresiasi untuk para mahasiswa dan KPK Unila yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Sebelum penyampaian materi, para dosen dan beberapa mahasiswa telah terlebih dahulu melaksanakan pengujian sampel tanah dari lahan tebu untuk mengetahui secara nyata kondisi tanah serta tingkat kandungan unsur hara di lokasi tersebut.

Selanjutnya hasil pengujian dipaparkan kepada peserta sosialisasi agar mengetahui keadaan tanah di wilayah mereka, sehingga masyarakat dapat menyadari pentingnya pupuk organik bagi tanaman.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji Sambut Hangat Rektor Unila dalam Monitoring Mahasiswa KKN di Mesuji

Secara umum, lanjut dia, masyarakat kampung 3 (Tiyuh Telu) memiliki mata pencaharian utama sebagai petani. Menurut warga, usaha peningkatan produktivitas tanaman perkebunan seperti sawit, karet, dan tebu. “Dan di daerah Kampung 3 ini menghadapi berbagai kendala diantaranya yaitu menurunnya kualitas kesuburan lahan pertanian yang disebabkan penurunan unsur hara dalam tanah,” papar dia.

Oleh karena itu, Limin Dosen Pembimbing Lapang dari Universitas Lampung menambahkan, perlu dilakukan program pengembalian unsur hara ke dalam tanah dengan cara penambahan pupuk organik.

“Pupuk organik sangat berguna dalam usaha memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Di tengah-tengah pupuk kimia yang semakin mahal dan langka, adanya pupuk organik juga sangat bermanfaat bagi usaha peningkatan produksi pertanian baik secara kualitas maupun kuantitas, lebih aman bagi lingkungan, dan dapat meningkatkan serta mempertahankan kualitas lahan secara berkelanjutan” kata Limin.

Baca Juga :  Unila Be Strong: Refleksi dan Prestasi Unila di Usia ke-58

Limin juga mengatakan, bahwa Klinik Pertanian Keliling Fakultas Pertanian Unila siap memberikan pembinaan dalam menyelesaikan permasalahan seputar pertanian.

“Warga yang hadir pun sangat antusias. Mereka berharap pengetahuan yang telah didapatkan dapat dipraktekkan dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pertanian di Kampung 3,” pungkas dia.(Naz)

Berita Terkait

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB