Ketua TP PKK Riana Sari Terima Kunker Kepala Perwakilan BKKBN Nurizky Permanajati

Rabu, 5 April 2023 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG (dinamik.id) – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menerima kunjungan kerja Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung yang baru Nurizky Permanajati di Kantor PKK Provinsi Lampung, Rabu (5/4/2023).

Dalam kesempatan itu, dibahas sinergi PKK dan BKKBN dalam mengejar target penurunan stunting di angka 14 persen pada tahun 2024.

Ibu Riana menyambut baik dan siap berkalobarasi bersama Kepala BKKBN Lampung yang baru untuk mencapai target tersebut.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sebagai mitra pemerintah, penurunan angka stunting ini menjadi salah satu fokus utama dari program kerja PKK. Dan semoga dengan kehadiran Bapak Kepala BKKBN yang baru di Lampung, kita semakin memperkuat sinergi dan lebih baik lagi dalam upaya kita menurunkan stunting,” ujar Ibu Riana.

Baca Juga :  TP. PKK Provinsi Lampung Gelar Lomba Kreasi Lahap Makan, Dorong Inovasi MPASI Sehat dan Menarik

Menurutnya, hingaa saat ini koordinasi dan komunikasi yang baik terus terjalin bersama dengan BKKBN.

“PKK selalu bekerjasama dan kolaborasi dengan instansi terkait termasuk dengan BKKBN. Melibatkan BKKBN dalam program kami, salah satunya bergandengantangan turun ke lapangan dalam pencegahan stunting,” katanya.

Baca Juga :  Sarasehan Pemuda Lintas Generasi, Pemuda Lampung Motor Perubahan dan Pembangunan Bangsa

Ibu Riana menyebutkan atas kinerja dan sinergi yang dibangun dengan instansi terkait dan juga bersama PKK Kabupaten/Kota, upaya penurunan angka di Lampung dilakukan dengan sangat baik.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022, angka prevalensi stunting di Provinsi Lampung yaitu 15,2 persen atau berada di posisi ke- 3 terbaik Nasional. Capaian nasional sendiri masih sebesar 21,6 persen.

“Ini komitmen yang luar biasa dari kita semua terhadap penurunan stunting. Mari selagi kita diberikan kesehatan, diberikan amanah, kita lakukan, kita harus berbuat,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Targetkan Tidak ada Lubang di Jalan Sebelum Puncak Arus Mudik

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati mengatakan pihaknya siap menjalin sinergi dengan PKK Provinsi Lampung dalam program-program yang bisa dikolaborasikan salah satunya penurunan stunting.

“Izinkan saya menjadi bagian dari Provinsi Lampung, kita saling berkolaborasi. Mari semua elemen untuk terlibat sehingga target penurunan stunting di tahun 2024 bisa tercapai dan bersama kita mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” ujar Nurizky.(Naz)

Berita Terkait

Proyek PLTSa Lampung Makin Matang, Olah Sampah Jadi Listrik hingga 25 MW
HUT ke-17 Tubaba: Efisiensi Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Kejari Pringsewu Eksekusi 1,8 Miliar Uang Pengganti Korupsi
Pemprov Bergerak Cepat, Jalan Kabupaten Jadi PR Besar Lampung
Perbaikan Jalan Rigid Dimulai, Gubernur Lampung: Kualitas Perhatian Utama!
Ini Daftar Puluhan Pejabat yang Dilantik Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas
Wabup Nadirsyah Tinjau Gerakan ASRI, Dorong Kesadaran Lingkungan di HUT ke-17 Tubaba
Giri Akbar dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Dorong Transparansi APBD

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 12:30 WIB

Proyek PLTSa Lampung Makin Matang, Olah Sampah Jadi Listrik hingga 25 MW

Selasa, 7 April 2026 - 12:27 WIB

HUT ke-17 Tubaba: Efisiensi Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 17:23 WIB

Kejari Pringsewu Eksekusi 1,8 Miliar Uang Pengganti Korupsi

Minggu, 5 April 2026 - 17:44 WIB

Pemprov Bergerak Cepat, Jalan Kabupaten Jadi PR Besar Lampung

Jumat, 3 April 2026 - 22:55 WIB

Perbaikan Jalan Rigid Dimulai, Gubernur Lampung: Kualitas Perhatian Utama!

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

HUT ke-17 Tubaba: Efisiensi Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:27 WIB

Pringsewu

Kejari Pringsewu Eksekusi 1,8 Miliar Uang Pengganti Korupsi

Senin, 6 Apr 2026 - 17:23 WIB