Buntut Malpraktik, IBI Segera Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 3 Juni 2023 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bandarlampung akan segera melakukan pendalaman terkait dugaan Malpraktik yang dilakukan salah satu anggotanya.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bandarlampung Elya Eva, Sabtu (03/06/2023) kepada dinamik.id mengaku belum mengetahui secara rinci adanya dugaan Malpraktik tersebut.

Kendati demikain, Elya mengatakan akan mencari informasi terlebih dahulu terkait peristiwa tersebut. Setelah itu, pihaknya juga akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini saya belum bisa memberi tanggapan. Saya cari info dulu. Ya, diselidiki dulu”.

Sementara, Bidan CB mengelak jika dirinya melakukan Malpraktik. Sebab, kata dia, dirinya sudah melakukan penanganan terhadap RF (bayi 6 bulan) sesuai standar oprasional prosedur (SOP).

“Keluhan pasien adalah batuk, pilek dan bintik-bintik di seluruh tubuh dan saya mendiagnosa RF terkena campak,” kata Bidan CB, Sabtu sore.

Baca Juga :  POBSI Lampung Siap Tingkatkan Prestasi Biliar dengan Kepemimpinan Baru

Di klinik kami, lanjut dia, tidak tersedia obat campak. Jadi dirinya memberikan obat untuk gejala-gejalanya saja. Seperti batuk, pilek dan badannya yang panas.

“Jadi, saya memberikan obat sesuai keluhan yang disampaikan. Obat yang diberikan pun sesuai standar, bukan obat yang memiliki dosis yang tinggi,” tuturnya.

Untuk bintik-bintik di seluruh tubuh RF, Bidan CB mengatakan hanya memberikan obat untuk gejalanya saja, yakni gejala virus campak.

“Biasanya jika pasien mengalami alergi obat, maka dalam waktu 15 menit setelah minum obat, dampak alergi tersebut akan segera muncul,” jelas dia.

Namun, kata dia, RF tidak menunjukkan gejala alergi tersebut. Ibu kandung RF, lanjut Bidan CB, justru menghubunginya sehari setelah berobat dan berkata bintik-bintik tersebut sudah mulai berkurang.

Baca Juga :  Pj Bupati Febrizal Levi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia

“Sehari selanjutnya, Erma ibu RF menghubungi saya kembali dan mengatakan di bagian kaki RF bintik-bintik tersebut berubah menjadi seperti cacar,” terangnya.

Mendengar keluhan tersebut, Bidan Citra menyarankan untuk membawa RF periksa ke dokter.

Saat ditanya, apakah benar RF mengalami alergi obat yang diterimanya dari Klinik Bidan CB tersebut? Bidan CB mengelak dan menjelaskan jika pasien mengalami alergi obat maka reaksi cepat setelah meminum obat.

“Namun RF tidak menunjukkan hal tersebut. Justru dua hari terlebih dahulu baru bintik-bintik tersebut berubah menjadi melepuh seperti terkena api,” tuturnya.

Menanggapi diagnosa dua dokter yang mengatakan RF terindikasi mengalami alergi obat, Bidan CB mengatakan diagnosa tersebut belum bisa dibuktikan, lantaran belum ada hasil laboratoriumnya.

Baca Juga :  Konkernas Tetapkan Lampung Tuan Rumah HPN 2027

“Saya belum tau kebenarannya, karena belum ada hasil lab-nya. Mungkin saja, kondisi kulit seperti melepuh tersebut bukan dikarenakan amoxilin, atau obat yang diminum RF dari klinik saya,” kilahnya.

Terkait obat amoxilin yang diberikan kepada RF, menurut Bidan CB, sebelumnya dirinya sudah pernah memberi pasien obat tersebut tepatnya Februari 2023, dan RF baik-baik saja.

“Itu sebabnya saya berani memberikan obat tersebut, karena sebelumnya RF tidak alergi terhadap obat tersebut,” jelas dia.

Bidan CB tetap pada pendiriannya, jika apa yang terjadi terhadap bayi malang itu bukan disebabkan oleh tindakan medis dari kliniknya. (Red)

Berita Terkait

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK
Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik
Komisi VIII Pertanyakan Anggaran dan Lambannya Pembuatan Sertifikasi Halal
Ketua PWI Lampung Siap Hadiri Launching IJP FC, Dukung Wartawan Aktif Berolahraga
HPN 2026, Presiden Tekankan Peran Strategis Pers
Gubernur Banten Ungkap HPN 2026 Berdampak Positif untuk Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:57 WIB

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:02 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII

Selasa, 17 Februari 2026 - 02:50 WIB

Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

Senin, 16 Februari 2026 - 18:03 WIB

Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:12 WIB

Komisi VIII Pertanyakan Anggaran dan Lambannya Pembuatan Sertifikasi Halal

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB