Menjajaki Kerjasama Akademik, Rektor UIN Raden Intan Mengunjungi Universitas Leiden, the Netherlands

Rabu, 21 Juni 2023 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Leiden (dinamik.id) – Dalam rangka mengembangkan jejaring internasional, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof Wan Jamaluddin Z MAg PhD melanjutkan lawatan Portugal dengan melakukan kunjungan ke The Leiden Institute of Cultural Anthropology and Sociology, Universiteit Leiden, Belanda.

Rektor UIN Raden Intan diterima oleh Prof Dr Bart A Barendregt, seorang scientific director dan professor of anthropology of digital diversity dan Dr David Kloos, peneliti pada The Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV) / Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies, sebuah lembaga yang banyak melakukan riset tentang Islam dan Indonesian studies.

Baca Juga :  Januari 2023, UIN Tambah Dua Guru Besar

Dalam pertemuan tersebut pada Senin (19/06/2023), Rektor menyampaikan pilar internasionalisasi UIN Raden Intan dan mendiskusikan rencana kerjasama dalam bidang lecturer exchange, joint research and publication dan joint international conference/workshop.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk merealisasikan program lecturer exchange jangka pendek, akan diadakan Scholars in Residence yang berisi kegiatan serangkaian guest lectures dan workshop di UIN Raden Intan Lampung oleh Prof Bart dan Dr. David Kloos.

Baca Juga :  Berbagi Bahagia Bersama BRI Group

Selain itu, kerjasama riset kolaborasi antara Leiden University dan UIN Raden Intan terkait calon Pahlawan Nasional dari Lampung KH Ahmad Hanafiah juga menjadi isu prioritas program jangka pendek.

Rektor juga mendapatkan dukungan positif dari Prof Bart untuk mendirikan Centre for Islam and Lampung Society yang akan menjadi centre of excellence dalam pengkajian historis maupun kontemporer terkait relasi Islam dan masyarakat Indonesia umumnya dan daerah Lampung khususnya.

Baca Juga :  Empat Ormawa Unila Raih Pendanaan PPK Ormawa 2023

Rektor Prof Wan menyampaikan upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kerjasama antara Leiden University dan UIN Raden Intan dalam mendinamisir international atmosphere kehidupan kampus.

“Semoga dengan membangun kerjasama ini dapat menguatkan pilar internasionalisasi sesuai dengan visi kita (UIN Raden Intan) yaitu menjadi rujukan internasional,” ungkap Rektor dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (21/06/2023).

Berita Terkait

PMII Komisariat STKIP PGRI Bandar Lampung Perkuat Komunikasi Kader dan Alumni Lewat Bukber
Safari Daud Kembali Diamanahkan, Ini Daftar Pejabat yang Baru Dilantik Rektor UIN RIL
Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan
BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!
Masyarakat Berhak Menggugat: Pemerintah Disebut Gagal Melindungi Warga dari Bencana Banjir
PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 02:05 WIB

PMII Komisariat STKIP PGRI Bandar Lampung Perkuat Komunikasi Kader dan Alumni Lewat Bukber

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:53 WIB

Safari Daud Kembali Diamanahkan, Ini Daftar Pejabat yang Baru Dilantik Rektor UIN RIL

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:42 WIB

Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:08 WIB

BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:05 WIB

Masyarakat Berhak Menggugat: Pemerintah Disebut Gagal Melindungi Warga dari Bencana Banjir

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

HUT ke-17 Tubaba: Efisiensi Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:27 WIB

Pringsewu

Kejari Pringsewu Eksekusi 1,8 Miliar Uang Pengganti Korupsi

Senin, 6 Apr 2026 - 17:23 WIB