Anggota Fraksi NasDem Siti Rahma Panen Semangka Bareng Petani

Rabu, 3 Maret 2021 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lampung/Ketua Fraksi NasDem Siti Rahma

Pringsewu (dinamik.id)–Anggota DPRD Lampung yang juga Ketua Fraksi NasDem Siti Rahma melakukan panen pertama semangka di Pekon Mataram, Rabu, 3 Maret 2021.

Selain memanen semangka Siti Rahma juga menampung keluhan petani semangka di wilayah Gadingrejo. Siti Rahma mengaku senang dengan kreativitas petani yang tidak melulu tergantung dengan padi.

Ketua fraksi NasDem juga berjanji akan memperjuangkan keinginan warga petani semangka dengan keterbatasan jaringan irigasi. “Memang petani mengeluh soal pengairan, apalagi lahan pertanian di Pekon Mataram adalah tadah hujan,” ungkapnya.

Menurutnya untuk mengatasi pengairan di lahan pertanian semangka bisa di buat dengan sumur bor, kalau di bangunkan irigasi sumber airnya cukup jauh.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Sistem Merit Demi ASN Profesional dan Berkualitas

Keluhan lain, kata Siti Rahma, adalah ketercukupan pupuk poska yang juga butuh untuk petani semangka.

Yang jelas dengan turun langsung ke petani bisa menampung aspirasi rakyat dengan harapan bisa mewujudkan slogan “petani hebat negara kuat.”

Dia menjelaskan petani semangka di Pekon Mataram adalah binaannya dan ke depan NasDem akan membantu keluhan dengan mencarikan solusinya.

Sementara Hariyanto koordinator petani semangka Pekon Mataram, menjelaskan untuk saat ini sudah masuk panen perdana. Semangka umumnya panen di lakukan dua kali, dan yang kedua kali itulah mati bisa panen raya karena akan di panen secara keseluruhan.

Baca Juga :  Kesbangpol Provinsi Lampung Menggelar Sosialisasi Aplikasi SIORMAS

Menurutnya lahan seluas empat hektar yang harap di taksir bisa memanen semangka sebanyak 80-85 ton dengan harga Rp5000/kg di lokasi, sehingga sekali musim bisa menghasilkan Rp400 juta.

Dalam satu tahun lokasinya bisa si tanami sebanyak dua kali, sehingga lahan di istirahatkan selama empat bulan.

Baca Juga :  Truk Sampah DLH Bandar Lampung Viral, DPRD Minta Evaluasi Armada

Hariyanto menjelaskan keluhan dialami adalah soal pengairan dan untuk mencukupi kebutuhan petani selama ini memanfaatkan embung tadah hujan di dekat lokasi.

Ia berharap Anggota DPRD Provinsi Lampung bisa membantu pembangunan pengairan, syukur bisa membangun irigasi sehingga bisa dimanfaatkan semua petani.

Ke depan Hariyanto bertekad akan membuat kelompok tani yang bukan hanya mengelola padi. Tetapi bisa melakukan budidaya palawija lainnya. “Pupuk juga sangat terbatas khususnya poska,” ungkapnya. Menurutnya jumlah kelompok tani semangka di kelompoknya sebanyak 10 orang. (BAY)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Minta Masyarakat Sampaikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026
Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’
Pemprov Lampung Tegaskan Status Lahan Ryacudu, Marindo: Ini Penjelasan Duduk Persoalannya!
Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas
SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur
RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud
Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Pemprov Lampung Minta Masyarakat Sampaikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Status Lahan Ryacudu, Marindo: Ini Penjelasan Duduk Persoalannya!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:59 WIB

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Berita Terbaru