Dr Edarwan Pimpin Serikat Nelayan NU Lampung

Rabu, 17 Maret 2021 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SNNU Lampung Edarwan menyerahkan cinderamata kepada Ketua Umum SNNU Witjaksono, Rabu (17/3/2021).

Ketua SNNU Lampung Edarwan menyerahkan cinderamata kepada Ketua Umum SNNU Witjaksono, Rabu (17/3/2021).

Ketua SNNU Lampung Edarwan menyerahkan cinderamata kepada Ketua Umum SNNU Witjaksono, Rabu (17/3/2021).

BANDAR LAMPUNG–Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung Dr Edarwan resmi dilantik menjadi Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Lampung, Rabu, 17 Maret 2021.

Pelantikan pengurus SNNU Lampung masa khidmat 2021-2025 dilakukan oleh Ketua Umum SNNU Witjaksono di Pantai Duta Wisata.

Edarwan berkomitmen untuk bersinergi dengan Pemprov Lampung mewujudkan nelayan dan petani berjaya.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kesejahteraan nelayan, mantan Plt Bupati Lamteng itu menegaskan SNNU juga siap mengembangkan ekonomi kerakyatan dan memajukan pariwisata di sektor maritim yang ada di Lampung.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung Fraksi Demokrat Inginkan Massa Aksi Masuk Berdialog

Dengan adanya peningkatan pariwisata di pesisir pantai, maka manfaatnya akan berdampak positif untuk nelayan. 

“Kita juga akan membackup program Bapak Gubernur Arinal Djunaidi agar para nelayan bisa sejahtera. Selain Pemerintah Provinsi, kita juga bersinergi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota,” tegas dia.

Sementara, Ketua Umum SNNU Witjaksono mengatakan organisasi otonom ini umurnya baru 9 bulan. Namun sudah terbentuk di 27 Provinsi dan 355 kabupaten/kota se Indonesia.

Baca Juga :  Golkar Lampung Konsolidasikan Dukungan untuk Mirza Jihan dalam Pemilihan Gubernur 2024

Ia mengatakan warga Nahdlatul Ulama tersebar di seluruh penjuru harus mampu bermanfaat untuk masyarakat. Kedepan SNNU akan melakukan pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan agar para nelayan mendapatkan kesejahteraan.

Sementara itu, Ketua PWNU Lampung Moh Mukri mengatakan bahwa sumber daya alam di Bumi Ruwai Jurai sangat luar biasa. Bila dikelola dengan baik, maka petani dan nelayan di Lampung akan sejahtera. Apalagi garis pantai di Lampung luar biasa panjangnya yang bisa dijadikan lumbung perikanan dan potensi wisata pesisir.

Baca Juga :  Hadiri Muskerwil DPW PKB Provinsi Lampung Mirza Ajak PKB Bersama Membangun Lampung

“Petani dan nelayan harus sejahtera, apalagi mayoritas nelayan kita muslim. Maka perjuangan kita dengan diksi agama memberdayakan para nelayan, sehingga kemiskinan dan keterbelakangan bisa diselesaikan. Kuncinya kita komitmen untuk kompak, guyup, bersinergi dengan semua pihak,” tuturnya. (BAY)

Berita Terkait

Syukron Muchtar: Pengangkatan Petugas MBG Penting, Tapi Guru Honorer Lebih Mendesak
Ketua DPRD Lampung Dukung Pagar Permanen Cegah Konflik Gajah di Way Kambas
Ketua DPRD Lampung Dukung TNWK Jadi Model Nasional Pengelolaan Taman Nasional
Andika Wibawa Turun ke Masyarakat, Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba di Bandar Lampung
Nunik Kembali Pimpin DPW PKB Lampung Periode 2026–2031
Syukron Muchtar Dorong Karang Taruna Jadi Laboratorium Pemimpin Muda Pringsewu
Pencabutan HGU SGC, Yozi Rizal Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Transparansi
Syukron Apresiasi Pembangunan Pabrik Rokok di Lamtim, Harap Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 08:31 WIB

Ketua DPRD Lampung Dukung Pagar Permanen Cegah Konflik Gajah di Way Kambas

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:27 WIB

Ketua DPRD Lampung Dukung TNWK Jadi Model Nasional Pengelolaan Taman Nasional

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:23 WIB

Andika Wibawa Turun ke Masyarakat, Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba di Bandar Lampung

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:27 WIB

Nunik Kembali Pimpin DPW PKB Lampung Periode 2026–2031

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:40 WIB

Syukron Muchtar Dorong Karang Taruna Jadi Laboratorium Pemimpin Muda Pringsewu

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor

Selasa, 27 Jan 2026 - 11:35 WIB