Erick Thohir Ikut Kunjungan Presiden, Korwil II PP GMKI : Refleksi Kegagalan Menteri BUMN

Kamis, 2 September 2021 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

koril II PP GMKI, Bung Ranto

Lampung – Presiden Joko Widodo melaksanakan kunjungan ke Lampung membawa sejumlah pejabat dalam kunker itu salah satu yakni Menteri BUMN, Erick Thohir.

Setiba di bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Presiden langsung meninjau vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik dan pelajar di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung serta SMP Negeri 1 Pesawaran, Kabupaten Pesawaran. Setelah itu, Jokowi memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Lampung yang digelar di Aula Mahan Agung, Kota Bandar Lampung. Dalam agenda terakhir, Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :  Terima Audiensi PWI, Pj Bupati Tuba Curhat APBD Defisit Rp250 M

Korwil II PP GMKI, Ranto Pasaribu menyampaikan program vaksinasi Di Lampung berjalan sangat lambat. “Sampai hari ini, program vaksinasi covid-19 dosis satu baru mencapai 13.30% atau 883,790 jiwa, sementara untuk vaksinasi covid-19 dosis kedua mencapai 8.05% atau 535,053 jiwa. Laju distribusi vaksin di lampung sangat lambat, padahal Provinsi Lampung sangat dekat dengan Ibukota Jakarta”, ujar Ranto Pasaribu.

Baca Juga :  Anggota Komisi V DPRD Lampung Lesty Putri Utami mengapresiasi upaya vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah warga lanjut usia atau lansia.

Ranto mengatakan bahwa kunjungan Presiden ke Lampung merupakan solusi terhadap rendahnya program vaksinasi di Lampung.

“Kehadiran Presiden secara langsung membangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi. Ikutnya Erick Thohir dalam kunjungan Presiden adalah refleksi dari kegagalan menjalankan target Presiden Jokowi”, tutup Ranto

Selain itu, Ranto menyorotin darurat korban asuransi Di Indonesia yang berasal dari BUMN seperti Jiwasraya dan Axa Mandiri.

“Beberapa waktu lalu, ada masyarakat lampung melaporkan 3 juta polis unit link Axa Mandiri ditutup sepihak, sehingga merugikan masyarakat hingga triliunan. Sebelumnya, PP GMKI dan korban jiwasraya telah mendirikan posko perjuangan untuk menolak restrukturisasi yang dilakukan oleh Jiwasraya dan disetujui Erick Thohir. Restruktrisasi adalah bentuk kegagalan Erick Thohir dalam transformasi BUMN Asuransi seperti Jiwasraya”, ujar Ranto

Baca Juga :  MAN 2 Bandar Lampung Jalin Kerja Sama dengan UPTD PPA untuk Perlindungan Anak

Dalam pernyataan penutup, Ranto menyampaikan agar Erick Thohir punya hati nurani dalam menyelamatkan uang masyarakat, bukan malah merugikan.

Berita Terkait

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Maulid Nabi 1448 H, Kemenag Lampung Tekankan Keteladanan Rasulullah dalam Pelayanan
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Senin, 7 September 2026 - 23:16 WIB

Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB