Gubernur Arinal Serahkan Piagam Penghargaan kepada 6 Pemenang Lomba Wana Lestari Tingkat Provinsi Lampung

Jumat, 24 September 2021 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —–(dinamik.id) Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan Piagam Penghargaan kepada enam pemenang Juara I Lomba Wana Lestari Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021, di Mahan Agung, Bandarlampung, Jum’at (24/9/2021).

Adapun para penerima penghargaan tersebut yaitu:

  1. Tri Endah Anggraini dari UPTD KPH Gunung Balak untuk Kategori Kehutanan PNS.
  2. Slamet dari UPTD KPH Gunung Balak untuk Kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM).
  3. M. Mufid Ketua KTH Sidomulyo 5 dari UPTD KPH Gunung Balak untuk Kategori Kelompok Tani Hutan (KTH).
  4. Rona Fitri Kartiniyadi dari Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Bengkulu untuk Kategori Kader Konservasi Alam (KKA).
  5. Suyanto Ketua Gapoktan Wana Lestari dari UPTD KPH Liwa untuk Kategori Pemegang Izin Hutan Kemasyarakatan.
  6. Sabto Ketua LPHD Totoharjo dari UPTD KPH Way Pisang untuk Kategori Lembaga Pengelola Hutan Desa.
Baca Juga :  Bunda Eva Apresiasi Khitanan Massal KNPI-Pemkot Bandar Lampung

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan Lomba Wana Lestari Tingkat Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Aggota DPRD Provinsi Lampung Aprlianti Gelar Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020

Gubernur Arinal menuturkan bahwa dirinya pernah bertugas sebagai Kepala Dinas Kehutanan, dan termasuk yang mampu melestarikan dan mengamankan hutan.

“Mudah-mudahan sampai sekarang, walaupun berkurang tapi tidak banyak. Karena ketika saya meninggalkan Kehutanan, masih terdapat sekitar 68 persen situasi hutannya masih baik,” ujar Arinal.

Gubernur berharap pihak pengambil kebijakan dan tokoh-tokoh yang bergerak di kehutanan dapat mempertahankan fungsi hutan. “Karena apa? Dalam musim kemarau banyak orang bercerita kebakaran, tapi Lampung tidak. Pada musim hujan banyak orang bercerita kebanjiran, tapi Lampung tidak. Karena normatif fungsi hutannya masih bagus,” jelas Arinal.

Baca Juga :  Ketua PWI Lampung Siap Hadiri Launching IJP FC, Dukung Wartawan Aktif Berolahraga

Gubernur Arinal mengajak para pemenang lomba Wana Lestari menjadi patriot dan pejuang dalam pelestarian alam.
Kalau hutannya rusak, maka banjir akan terjadi, panen terganggu. Kalau sudah banjir, pengendalian kriminal akan lebih besar, dan lainnya.
Oleh karena itu, kontribusi terhadap pembangunan daerah ini tentang betapa pentingnya hutan harus terus dikumandangkan. (Adpim)

Berita Terkait

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Maulid Nabi 1448 H, Kemenag Lampung Tekankan Keteladanan Rasulullah dalam Pelayanan
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Senin, 7 September 2026 - 23:16 WIB

Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB