Akhirnya Kades Rawa Serapan Jadi Tersangka Pelecehan Anak

Selasa, 28 Desember 2021 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Hentikan kekerasan dan pelecehan seksual anak yang merupakan generasi bangsa.

Ilustrasi. Hentikan kekerasan dan pelecehan seksual anak yang merupakan generasi bangsa.

Bandar Lampung (dinamik.id)–Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya oknum Kepala Desa Rawa Serapan, Candipuro, Lampung Selatan ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap RF (20), mantan Staf Desa Rawa Selapan.

Penetapan status tersangka itu oleh Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung.

“Ya benar, terduga pelaku oknum Kades sudah ditetapkan tersangka dan belum lama ini penetapan sebagai tersangkanya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung, Selasa (28/12/2021).

ADVERTISEMENT

adddinamik

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AKBP Reynold, berdasarkan hasil gelar perkara dan alat bukti, konstruksi pasal yang disangkakan terhadap terduga pelaku unsurnya terpenuhi sehingga BAP dinaikkan statusnya sebagai tersangka.

Selanjutnya, perkara tersebut saat ini dalam proses kelengkapan berkas perkaranya untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

“Yang jelas, penyidik segera melengkapi berkas perkaranya untuk pelimpahan ke Kejaksaan,” katanya.

Terkait penahanan terhadap BAP, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung tidak menjelaskan mengenai hal tersebut. Meski demikian, ia berkomitmen akan menuntaskan kasus pelecehan anak di bawah umur ini.

Baca Juga :  Polda Lampung segera Gelar Perkara Pengerusakan Lahan Petani Kampung Negara Mulya

“Kasus terhadap perempuan dan anak ini adalah prioritas, supaya ada efek jera jangan ada pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan terlebih lagi terhadap anak di bawah umur,” tegas dia.

Diketahui sebelumnya, oknum Kepala desa (Kades) di Lampung Selatan di wilayah Kecamatan Candipuro berinisial BAP, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban RF (20) yang tak lain merupakan staf desanya.

Aksi pelecehan seksual tersebut, diduga dilakukan terduga pelaku oknum Kades itu lebih dari lima kali yakni di Kantor Desa Rawa Selapan dan di dalam mobil ambulan desa.

Mencuatnya dugaan pelecehan seksual tersebut, setelah RF menceritakan kejadian yang dialaminya ke kerabatnya dan munculnya pemberitaan di media. Saat itulah menjadi ramai perbincangan warga masyarakat desa Rawa Selapan, dan warga desa lainnya di Kecamatan Candipuro.

Tidak hanya itu saja, atas perbuatan tidak terpuji diduga dilakukan oknum Kades BAP terhadap staf kantor desanya, warga desa Rawa Selapan merasa geram lantaran aksi pelecehan seksual itu dilakukan di Kantor desa yang notabenenya sarana pelayanan publik masyarakat dan juga dilakukan di mobil ambulan desa.

Baca Juga :  22 Petani Berharap Kapolda Baru Tuntaskan Kasus Pengerusakan Lahan di Negara Mulya

Tak Ditanggapi Polres

Tidak terima atas perbuatan oknum Kades tersebut, korban RF didampingi keluarganya mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lampung Selatan. Namun sayangnya, laporan korban RF itu tidak begitu ditanggapi pada saat itu.

Karena tidak mendapat respon, korban RF beserta keluarganya dan didampingi oleh Lembaga advokasi perempuan DAMAR Lampung, melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual itu ke Polda Lampung pada tanggal 31 Maret 2021.

Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi nomor : LP/B-540/III/2021/ SPKT Polda Lampung. Dalam laporannya itu, korban melaporkan tentang peristiwa pidana UU No. 1 Tahun 1946 KUHP Pasal 289 KUHP..

Selain itu, dalam laporan itu diterangkan bahwa dari bulan Juli 2020 hingga Februari 2021, korban RF diduga mengalami tindakan pelecehan seksual yang dilakukan terlapor oknum Kepala Desa (Kades) Rawa Selapan berinisial BAP di Kantor Desa Rawa Selapan dan dimobil ambulan desa. (BAY)

Berita Terkait

LKBH UIN Gelar Sosialisasi Perlindungan Hukum untuk Narapidana Perempuan
Operasi Patuh Krakatau 2024, Satlantas Polres Mesuji Lakukan Binluh ke Pelajar Tertib Lalulintas
Operasi Patuh Krakatau 2204, Satlantas Polres Mesuji Lakukan Binluh ke Pelajar
Kapolres Mesuji Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Krakatau 2024
Kapolres Mesuji Pimpin Giat Lat Pra Ops Patuh Krakatau 2024
Pun Edward Apresiasi Prestasi AKBP Doffie Fahlevi dan Kompol Edi Qorinas
Kemenag Lampung Tak Segan Sanksi Pecat ASN Main Judi Online
21 Personel Polres Mesuji Naik Pangkat, Periode 1 Juli 2024
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:09 WIB

LKBH UIN Gelar Sosialisasi Perlindungan Hukum untuk Narapidana Perempuan

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:42 WIB

Operasi Patuh Krakatau 2024, Satlantas Polres Mesuji Lakukan Binluh ke Pelajar Tertib Lalulintas

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:38 WIB

Operasi Patuh Krakatau 2204, Satlantas Polres Mesuji Lakukan Binluh ke Pelajar

Senin, 15 Juli 2024 - 13:01 WIB

Kapolres Mesuji Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Krakatau 2024

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:51 WIB

Kapolres Mesuji Pimpin Giat Lat Pra Ops Patuh Krakatau 2024

Berita Terbaru

Pendidikan

10 Mahasiswa UIN RIL Ikuti KKN Melayu Serumpun V di Aceh

Minggu, 21 Jul 2024 - 16:06 WIB

Pendidikan

Unila Luluskan Dua Mahasiswa Asing Berprestasi Asal Yaman

Minggu, 21 Jul 2024 - 15:01 WIB

Tulangbawang Barat

Seminar Nasional Sinergi Bank Sampah Dorong Pengurangan Sampah di Lampung

Sabtu, 20 Jul 2024 - 17:18 WIB