KNPI Kota Bandar Lampung Bersama Giat Buku Resmikan Sekolah Anti Kekerasan Seksual di Way Tataan

Minggu, 6 Februari 2022 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (dinamik.id)— DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Kota Bandarlampung bersama Komunitas Giat Buku, resmikan sekolah anti kekerasan seksual, Minggu, (6/2/22), pagi.

Dalam peresmian ini, bertempat di Way Tataan, Kec.Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, di dalam rangkaian kegiatan acara dimulai dari sambutan, dan lalu dilanjutkan dengan peresmian yang dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPD KNPI Kota Iqbal Ardiansyah bersama Ketua Giat Buku Bayu Saputro.

“Sekolah anti kekerasan seksual di Way Tataan, secara resmi kita buka ya,” kata Ketua KNPI Iqbal.

Baca Juga :  Ini Sosok Prof Lusmeilia Afriani, Perempuan yang Ingin Kembalikan Muruwah Unila

Bung Iqbal sapaan akrabnya, ia menyebutkan bahwa peresmian ini, menjadikan nantinya sekolah anti kekerasan seksual, memberi informasi terkait tentang gender, kekerasan, dan seksual, supayaa anak-anak pada mengetahui.

“Tentunya pengetahuan tentang gender, kekerasan, dan seksual itu penting, karena kita tau, saat ini, banyak sekali kasus-kasus di Lampung seperti kekerasan, hal inilah yang menjadi edukasi sejak dini kepada anak-anak,” ujar Bung Iqbal.

Terkait siapa saja yang mengajar di sekolah anti kekerasan seksual ini, Bung IQ, menyebut komunitas giat buku yang bakal memberikan edukasinya.

Baca Juga :  Digerebek Ngaku Alasan Administrasi, KNPI: CV Sinar Laut Harus Ditindak

“Semoga dengan diresmikannya sekolah anti kekerasan seksual ini, bisa bermanfaat untuk warga setempat, dan kedepannya moga bisa mengedukasi banyak warga lainnya,” papar Bung IQ.

Sementara Ketua Giat Buku Bayu Saputro mengatakan komunitas ini, bergerak mengedukasi anak-anak di daerah Way Tataan untuk saat ini, karena difokuskan disini.

“Kita masih fokus membina di Way Tataan, karena disini anak-anaknya, perlu diedukasi, karna disini banyak orangtuanya yang pekerjaannya nelayan, jadi kan kita sebagai kegiatan komunitas juga, memberikan informasi ke anak-anak setempat, agar lebih teredukasi dalam keilmuannya,” kata Bayu.

Baca Juga :  Mahasiswa UIN RIL Meriahkan Sanggar Bahasa dan Sastra Melayu di Thailand

Bayu harap kedepannya, sekolah anti kekerasan seksual ini, tidak hanya berada di Way Tataan saja ya, namun di berbagai kawasan lainnya. “Harapan kita ya semoga sekolah ini, bisa terus maju dan berkembang lagi kedepannya,” harap Bayu.

Dalam kegiatan ini, tidak hanya resmikan sekolah anti kekerasan seksual saja, namun KNPI juga membagikan sejumlah sembako dan peralatan belajar kepada warga setempat. (Fk/m/ys)

Berita Terkait

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri
Keren Nih! Plt Bupati Lamteng Kunjungi Rumah Literasi Kalirejo Book Party
Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat
Wagub Lampung dr Jihan Tekankan Aktivis PMII Mampu Isi Ruang Strategis
Usung Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK, Universitas Saburai Terjunkan 191 Mahasiswa KKN
KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:41 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:11 WIB

SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:44 WIB

Keren Nih! Plt Bupati Lamteng Kunjungi Rumah Literasi Kalirejo Book Party

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI-P Tak Lupakan Sejarah

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:38 WIB