PC PMII Bandar Lampung Siap Sampaikan 8 Tuntutan Aksi

Selasa, 12 April 2022 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung menggelar Konsolidasi Terbuka yang dilaksanakan pada Senin, 11 April 2022 pukul 20.00 WIB di Museum Lampung, Bandar Lampung.

PC PMII Bandar Lampung memberikan pernyataan bahwa PC PMII Bandar Lampung beserta anggota dan kader PMII se-Bandar Lampung siap turun aksi pada Rabu, 13 April 2022 dengan 8 poin tuntutan utama yang telah melalui proses pengkajian bersama.

Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung, Muhammad Julianto juga mengatakan gerakan bersama ini harus mampu disikapi dan diakomodir setiap tuntutannya dengan baik oleh pemerintah dan wajib ditindaklanjuti secara konkret.

Baca Juga :  PMII Raperta Unila dan Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Bagikan Takjil dan Buka Bersama

“Selain untuk mengetahui suasana kebatinan para pemimpin daerah apakah selaras dengan yang rakyat rasakan. Kondisi nyata tentang berbagai permasalahan utamanya yang langsung dirasakan masyarakat umum, seperti stabilitas harga bahan pokok dan jaminan ketersediaan stok BBM mendorong kami untuk bersatu dan sepakat turun,” tegas Ketum Juli.

Padahal kondisi perekonomian masyarakat umum belum stabil akibat Pandemi Covid-19. Tentu dibutuhkan otoritas kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil, sehingga mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Pesona Wisata Tubaba Membuat Tahun Baru 2024 Berkilau

“Betul yang naik adalah BBM jenis Pertamax, tapi imbasnya sempat terjadi kelangkaan BBM jenis Pertalite, selanjutnya memicu kenaikan harga bahan pokok, belum soal kenaikan LPG dan PPN. Pesan pentingnya para pemangku kebijakan harus bekerja lebih keras mengatur dan mengawasi produksi dan distribusi bahan pokok, jangan sampai dimain-mainkan pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelas Ketum Juli.

Senada, Ahmad Suban Rio selaku Koordinator Lapangan PMII juga menyampaikan harapannya dalam Konsolidasi Terbuka ini.

Baca Juga :  Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih Dekopinwil Dorong Digitalisasi dan Pengawasan

“Harapannya gerakan ini menjadi sebuah jawaban atas kegelisahan yang dirasakan oleh rakyat. Tanggal 13 April mendatang, PMII bersama elemen gerakan yang lain akan bersama-sama bergerak untuk menyampaikan tuntutan yang sudah di kaji. Harapannya, pihak PEMPROV Lampung dapat memberikan solusi dan menyatakan keberpihakanya terhadap masyarakat yang ada di Lampung”.

PMII Bandar Lampung siap menjadi pioner menjaga kemurnian tujuan aksi, dan mencegah aliansi disusupi oleh kepentingan dan pihak yang tidak bertanggung jawab. (Ran)

Berita Terkait

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Jalankan Amanah Rakyat, Anggota DPR Fraksi Golkar Aprozi Alam Salurkan KIP Madrasah se Lampung
Aspeknas Lampung Geram dengan Dugaan Praktik ‘Pinjam Bendera’ Abaikan Profesionalisme
Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Kadin Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Investasi Usai Bertemu Presiden Prabowo
PWI Lampung Tetapkan 14 Kontingen Porwanas Cabor Karaoke 2027, Ini Daftarnya!
Yuhadi Optimistis Sapu Bersih 6 Emas Cabor Karoke di Porwanas Lampung 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jalankan Amanah Rakyat, Anggota DPR Fraksi Golkar Aprozi Alam Salurkan KIP Madrasah se Lampung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Aspeknas Lampung Geram dengan Dugaan Praktik ‘Pinjam Bendera’ Abaikan Profesionalisme

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terbaru