Kala Direktur PTPN VII Berbagi Kisah Nabi Ibrahim Usai Santuni 490 Anak Yatim

Selasa, 26 April 2022 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy foto bersama usai memberikan santunan kepada 490 anak yatim, Selasa (25/4/2022).

Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy foto bersama usai memberikan santunan kepada 490 anak yatim, Selasa (25/4/2022).

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id)–Dengan selembar amplop, Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy menghampiri Gilang. Bocah tiga tahun itu baru beberapa hari menjadi yatim setelah Hasan, ayahnya meninggal dunia. Diantar Yuni, ibunya, Gilang yang tinggal di Gang Kancil, Kedaton itu diundang ke Kantor Direksi PTPN VII untuk menerima santunan.

“Maaf ya Pak kalau anak saya nggak tertib. Maklum, masih kecil,” kata Yuni, ibunya yang menyaksikan anaknya tampak riweh saat hendak dipeluk orang nomor satu di PTPN VII itu.

Suasana akrab mewarnai acara penyerahan santunan 490 anak yatim yang berlangsung Selasa, 25 April 2022. Panitia hanya mengundang perwakilan untuk menerima santunan ini. Selain Direktur, hadir SEVP Business Support PTPN VII Okta Kurniawan, SEVP Operation II Dicky Tjahyono, dan Ketua PHBI Kantor Direksi PTPN VII Sasmika Dwi Suryanto.

ADVERTISEMENT

adddinamik

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ryanto Wisnuardhy mengutip satu kisah inspiratif tentang dahsyatnya doa anak yatim. Ia mengisahkan, pada Zaman Nabi Ibrahim, ada seorang pemuda hendak menikah. Namun, takdirnya telah ditentukan bahwa sang pemuda akan meninggal dunia pada beberapa menit sebelum akad. Kabar itu itu disampaikan Malaikat Izroil kepada Nabi Ibrahim yang mendapat undangan pernikahan itu.

Baca Juga :  Lintas Angkatan ROAD TO REUNI AKBAR SMAN 3 Bandar Lampung

Hari H pernikahan datang, tetapi pemuda tersebut tidak mati. Bahkan, pernikahannya berlangsung lancar dan hidup bahagia bersama keluarganya hingga beranak, bahkan bercucu.

Melihat fakta yang tidak sesuai, Nabi Ibrahim bertanya kepada Izroil, mengapa takdir sang pemuda berbeda dengan yang diinformasikan. “Apa jawaban Izroil? Ternyata sehari sebelum pernikahan, sang pemuda menyantuni tujuh anak yatim sehingga Alloh SWT mengubah takdirnya,” kata Ryanto.

Chief Ryan melanjutkan, cerita inspiratif ini menjadi salah satu penguat PTPN VII untuk terus mengagendakan santunan anak yatim. Ryan mengatakan, doa anak yatim adalah salah satu penyebab keberkahan dan kebangkitan usaha PTPN VII. Sebab, dalam menjalankan usahanya, PTPN VII sebagai BUMN rutin mengagendakan kegiatan sosial, terutama santunan anak yatim.

“Kami percaya, dari doa-doa anak-anak kita ini Alloh SWT menuntun perjalanan usaha PTPN VII sehingga mencapai seperti sekarang ini. Kami terus berusaha menguatkan usaha dan terus mempertebal kepedulian kepada lingkungan,” kata dia.

Ketua PHBI Sasmika DS menjelaskan, pada Ramadhan 1443 H pihaknya menghimpun dana dari karyawan dan Lazis PTPN VII untuk santunan ini. Sebanyak 490 anak yatim dari 15 panti asuhan (LKSA) dan 6 kelompok masyarakat dari lingkungan sekitar Kantor Direksi mendapat alokasi dana yang disalurkan.

Baca Juga :  Direktur PTPN VII: “Inovasi Harus Jadi DNA Kita”

Ia mengaku, nilai santunan tidak seberapa, tetapi dimaksudkan untuk terus menyambung batiniah antara perusahaan dengan anak-anak yatim.

“Kami mohon maaf kalau nilainya tidak seberapa, tetapi niatnya yang lebih kami maknai. Ini lebih kepada upaya menyambungkan perusahaan dengan anak-anak yatim secara batiniah. Pada kesempatan selanjutnya mudah-mudahan lebih baik lagi,” kata dia.

Sementara itu, Zainudian, salah satu pembina panti asuhan yang menyampaikan sambutan memberikan apresiasi kepada PTPN VII.

Menurutnya, perusahaan yang peduli kepada kehidupan anak-anak yatim akan mendapat kemudahan dalam menjalankan bisnisnya.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian PTPN VII kepada anak-anak yatim. Semoga Bapak Direktur dan seluruh karyawan PTPN VII diberi kesehatan, panjang umur, dimudahkan semua urusannya, dan usahanya bertambah maju,” kata dia.

Suasana riuh-rendah saat anak-anak diminta maju untuk menerima amplop tampak dinikmati para pejabat PTPN VII. Mereka bertanya-tanya kepada anak-anak tentang puasanya, tentang sekolahnya, dan lain-lain. Acara diakhiri dengan doa dan foto bersama. (Bay)

Berita Terkait

Kober Gelar Pameran Puisi Berbahasa Lampung
KNPI Lampung Ikut Serta Penguatan Pelopor Moderasi Beragama
Semarak HUT ke-43 SMA YP UNILA
HUT ke-63, IKWI Lampung Gelar Diskusi Kesehatan: Pentingnya Pencegahan Diabetes Sejak Dini
Peneliti Prediksi Bahasa Lampung Terancam Punah 36 Tahun ke Depan
Sapma PP Bandar Lampung: Milenial Penentu Kepemimpinan 2024
PW GP Ansor Lampung Siap Selenggarakan Konferwil ke-8, Bahas Isu Aktual
Puji Raharjo Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 23 JKG Lamteng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:10 WIB

Kober Gelar Pameran Puisi Berbahasa Lampung

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:50 WIB

KNPI Lampung Ikut Serta Penguatan Pelopor Moderasi Beragama

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:49 WIB

Semarak HUT ke-43 SMA YP UNILA

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:54 WIB

HUT ke-63, IKWI Lampung Gelar Diskusi Kesehatan: Pentingnya Pencegahan Diabetes Sejak Dini

Senin, 15 Juli 2024 - 13:05 WIB

Peneliti Prediksi Bahasa Lampung Terancam Punah 36 Tahun ke Depan

Berita Terbaru

Pendidikan

10 Mahasiswa UIN RIL Ikuti KKN Melayu Serumpun V di Aceh

Minggu, 21 Jul 2024 - 16:06 WIB

Pendidikan

Unila Luluskan Dua Mahasiswa Asing Berprestasi Asal Yaman

Minggu, 21 Jul 2024 - 15:01 WIB

Tulangbawang Barat

Seminar Nasional Sinergi Bank Sampah Dorong Pengurangan Sampah di Lampung

Sabtu, 20 Jul 2024 - 17:18 WIB