Ketua KNPI Lampung: Mari Awasi Distribusi Kebijakan agar Tepat Sasaran

Kamis, 8 September 2022 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD KNPI Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah.

i

Ketua DPD KNPI Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah.

Bandar Lampung (dinamik.id)–Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah mengatakan bahwa nasionalisme bangsa Indonesia saat sedang diuji. Kenaikan harga BBM bersubsidi harus berimbas positif terhadap rakyat seperti pendidikan dan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

“Indonesia sedang sakit, Nasionalisme kita benar-benar di uji. Dengan kondisi saat ini persatuan nasional harus tetap terjaga,” tutur Iqbal saat mengikuti diskusi publik tentang dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung menggelar di sekretariatnya, Rumah Siber JMSI Lampung, Jl. Pangeran M. Noer (Karya Muda 3) No 2 Kota Bandar Lampung, Rabu (7/9/2022).

Bung Iqbal juga meminta, bantuan-bantuan dari pemerintah seperti, BLT dan PKH harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran, tidak disalah gunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Iqbal menegaskan BBM subsidi harusnya bukan dinikmati orang-orang mampu. Faktanya, masih banyak mobil mewah yang antri di tempat pengisian bahan bakar bersubsidi. Pertamina, lanjutnya, harus menertibkan itu. Termasuk pula mencegah dan menindaktegas pengecor BBM subsidi yang peruntukannya untuk industri. “Sampai hari ini masih banyak mobil-mobil mewah yang ngantri di BBM bersubsidi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bung Iqbal Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Vaksinasi

Ia pun meminta Pemerintah secara konsisten menjaga stabilitas harga pascakenaikan BBM. “Mari kita awasi distribusi kebijakan pemerintah agar tepat sasaran,” tegas dia.

Selain ketua KNPI Lampung, hadir dalam diskusi yang mengambil tema “Dampak Kenaikan BBM Terhadap Perekonomian Lampung” itu Komunitas Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Provinsi Lampung Dwiki Simbolon, Ketua komunitas Unit Reaksi Cepat (URC) OJOL Edo, Konfederasi serikat pekerja seluruh Indonesia (KSPSI), Apriadi Alwi.

Dipandu Yulizar Kundo, acara yang menghadirkan pembicara dari Perwakilan Kadinda Provinsi Lampung Yuria Putra Tubarat, Deputi Kepala Perwakilan BI Lampung Irfan Parulian, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah, dan Keluarga Besar Batanghari Sembilan (KBBS) H Darussalam mengalir hangat dan antusias.

Dalam sambutan diskusi yang dimulai pukul 14.00 WIB, Ketua JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan mengatakan, diskusi digelar berangkat dari keresahan masyarakat akibat dampak dari kenaikan BBM.

Baca Juga :  Gubernur Ajak KNPI Lampung Ciptakan Pemuda Kreatif, Inovatif, Berdaya Saing

“Kita ingin mendengar apa saja keluhan masyarakat terdampak dan solusinya dari pemerintah dan elemen terkait dalam diskusi ini dari para pembicara berkompeten di bidangnya,” kata Ahmad Novriwan.

Perwakilan Kadinda Provinsi Lampung Yuria Putra Tubarat berpendapat kenaikan BBM ini merupakan tantangan bagi dunia usaha bagaimana bisa menyorot kestabilitasan dunia usaha pascakenaikan BBM.

“Sebagai pengusaha kami harus survive dengan melakukan upaya-upaya mensiasati hasil produksi,” katanya.

Dia mencontohkan penjual pisang. Dengan naiknya harga pisang, pengusaha bisa membuat pisang molen yang lebih kecil agar harganya tak naik.

“Itulah upaya yang bisa dan harus kami lakukan sekarang, untuk tetap bertahan dalam kondisi ini,” jelas dia.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menjelaskan upaya-upaya taktis yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas harga. Seperti mengadakan operasi pasar.

“Hal ini untuk mengatasi inflasi yang kemarin akibat terdampak Pandemi Covid-19 yang baru saja teratasi,” ujar Ganjar.

Baca Juga :  Hindari Provokasi, MUI Lampung Serukan Aksi Damai di Depan DPRD

Ketua Dewan Pakar JMSI Herman Batin Mangku (HBM) berharap bisa segera lolos dari dampak kenaikan BBM. “Semoga kita cepat lolos dari dampak kenaikan BBM,” kata HBM.

Dia menyakini dengan program-program pemerintah yang dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran, maka kita akan menyongsong Indonesia yang semakin baik.

“Jika program pemerintah dilaksanakan dengan baik, maka kita akan menyongsong Indonesia semakin baik,” pungkasnya.

Ketua KBBS Darussalam berpendapat bangsa Indonesia baru saja mengalami wabah Covid-19 dan kini sedang berusaha mengatasi dampak kenaikan BBM.

“IKN sebaiknya ditunda dahulu karena kondisi saat ini masih belum memungkinkan untuk dilanjutkan,” ujarnya.

Sekretaris JMSI Lampung Bukhori Muzamil, sebagai konstituen dewan pers JMSI mengadakan diskusi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan-persoalan yang muncul di Masyarakat pasca kenaikan BBM.

“JMSI sudah masuk sebagai konstituen dewan pers,” kata Bukhori.

Sedangkan Perwakilan komunitas mahasiswa GMKI menyampaikan bahwa Besok akan melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM. (Naz)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB