Tubaba Art Festival ke 6 Dihelat Pekan Depan

Kamis, 3 November 2022 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id)–
Sekolah Seni Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung kembali menghelat Tubaba Art Festival (TAF), yang ke-6. TAF kali ini diproyeksikan terwujud secara trilogis, diadakan dari tahun 2022, 2023, dan berakhir di 2024.

Festival TAF ke-6 akan dilaksanakan pada 4-6 November 2022, digelar secara tersebar di berbagai venue, Kota Budaya Uluan Nughi, Tiyuh-tiyuh, Studio Tanoh Nughi, Bioskop Bekas Sinar Jaya, Sesat Agung Bumi Gayo Ragem Sai Mangi Wawai dan Pasar Pulung Kencana. Dengan tema utama “SELF & SPACE.

Direkrut Sekolah Seni Tubaba, sekaligus Direktur TAF ke -6, Semi Ikra Anggara, Kamis (03/11/2022) mengatakan Festival ini meneguhkan dua hal. Keduanya yakni persoalan diri dan ruang serta hubungan antara seseorang dan hunian yang saling membentuk dan dibentuk.

Baca Juga :  UIN RIL Sepakati Kerjasama Tax Center untuk Perkuat Kesadaran Pajak

Menurut Semi, sub tema tahun ini, yakni “Terrace of Awareness” berarti bahwa pelataran teras, yang dibayangkan sebagai ruang terdepan dari sebuah rumah adalah tempat dimana aktivitas perkenalan/ perjumpaan bermula, maka teras menjadi pilihan untuk memulai festival – sebagai undangan berkunjung, berjumpa dan bercengkrama dalam perayaan kesenian.

Ia menjelaskan, teras kesadaran adalah upaya tubaba untuk memperkenalkan segala kesenian yang telah diracik dan dimasak hampir sepanjang tahun di dalam “Rumah Tubaba”.

Untuk kemudian disajikan kepada para warga dan tamu festival, yang terbagi menjadi tiga menu utama pertunjukan yaitu, pameran/ pemutaran film dan lokakarya.

Baca Juga :  Kolaborasi Komunitas Belajar di Mesuji Lakukan Study Tiru Antar Sekolah

Lanjut Semi, ada beberapa karya berupaya membuat terobosan estetika, karya tari Site Specific akan dipentaskan di pasar ikonik besutan Andra Matin, Pasar Pulung Kencana. Para penari memungut berbagai tanda yang terhampar dari ruang dan fenomena pasar lantas dipresentasikan melalui vocabulari gerak hasil temuan mereka sendiri.

“Teater anak adalah karya yang durasi penciptaan nya paling panjang dalam festival ini, bocah-bocah berusia 6-15 tahun berlatih hampir satu tahun demi mementaskan lakon “Bunian” sebuah lakon pendidikan karakter yang memunculkan watak hantu baik yang mengajarkan respek, sopan santun, solidaritas dan kecintaan terhadap lingkungan,” terangnya.

Baca Juga :  Bincang KOPRI Lintas Komisariat KOPRI Polinela Usung Tema " Kupas Tuntas UU TPKS BAB IV"

Semi menambahkan,Teater ini diramaikan dengan, tarian, musik dan permainan aktor-aktornya yang natural. Sedangkan pameran Seni Rupa Anak, kembali akan memamerkan karya “Perjalanan Karet”, sebuah karya seni rupa lintas media berdasarkan riset kehidupan sehari-hari masyarakat petani karet di Tubaba.

“Selain ketiga karya tersebut, masih banyak beberapa penampilan kesenian, workshop dan lokakarya. Di antaranya yakni, pameran keramik di Studio Tanoh Nughik, peluncuran buku antologi puisi-cerpen siswa-siswi Tubaba, pertunjukan musik dari Jogja Kembali, sebuah kelompok musik Hibrida yang digawangi mahasiswa/mahasiswi Tubaba yang sedang menempuh pendidikan seni musik di kota Yogyakarta, pemutaran film karya komunitas, dan beberapa lokakarya,” ujarnya. (SID)

Berita Terkait

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:20 WIB

Pemdes Sukajaya dan PHBI Sukses Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Berita Terbaru