Unila Peringkat 13 Webometrics

Jumat, 3 Februari 2023 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Peringkat Webometrics Universitas Lampung (Unila) di awal tahun 2023 bertahan di posisi 15 besar se-Indonesia. Hasil pemeringkatan dipublikasikan melalui laman resmi pemeringkatan web universitas di dunia www.webometrics.net pada akhir Januari 2023.

Dalam website tersebut, Unila berada pada peringkat 13 dengan skor Openness Rank 1277, Impact Rank 782, dan Excellence Rank 3579. Untuk pemeringkatan edisi Januari tercatat, ada kenaikan skor Impact Rank dari sebelumnya 888 menjadi 782.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Prof. Ir. Suharso, Ph.D., mengatakan, mempertahankan peringkat Webometrics, khususnya sepuluh besar tidaklah mudah. Butuh keseriusan dan menjaga konsistensi dari seluruh sivitas akademika.

“Untuk menuju sepuluh besar memang ada upaya keras yang harus dilakukan,” ujarnya saat diwawancara tim website unila.ac.id.

Baca Juga :  Beredar Empat Pejabat Pemprov Lampung Jadi Pjs Kepala Daerah, Ini Daftarnya

Unila terus berupaya meningkatkan jumlah dan kualitas tulisan, sitasi dosen, serta backlink. Unila juga perlu meningkatkan dan memperkuat lagi kualitas publikasi mengingat perguruan tinggi lainnya juga ikut bergerak.

Kendati demikian jika dilihat berdasarkan trennya, peringkat Unila pada pemeringkatan Webometrics bisa dibilang stabil dalam tiga tahun belakangan. Tingkat kesadaran dalam menjaga kualitas publikasi dan tulisan di kalangan dosen juga sudah mulai meningkat.

Prof. Suharso berharap, Unila dapat terus meningkatkan posisinya sekaligus mengajak tidak hanya dosen tapi seluruh sivitas akademika untuk peduli pada pentingnya pemeringkatan ini. Jika kinerja dari sisi publikasi semakin meningkat, kemudian backlink berita-berita positif semakin tersebar maka peringkat Unila akan ikut naik.

Baca Juga :  Ini Delapan Besar Calon Bawaslu Lampung

“Sembari mempertahankan kualitas yang ada kita juga berbenah, serta tetap mengingatkan para dosen untuk tetap aktif dalam Google Scholarnya,” papar Prof. Suharso.

Ketua Tim Webometrics Unila Muhamad Komarudin, S.T., M.T., menambahkan, meskipun tidak masuk sepuluh besar, namun peringkat Unila saat ini tetap bertahan dan mengalami kenaikan pada skor Impact Rank.

“Impact ranking Unila naik, hanya memang perlu peningkatan dari sisi Excellence Rank yang masih berada di angka 3500-an,” ungkapnya.

Kepala UPT TIK Unila ini menjelaskan, Excellence Rank merupakan indikator penilaian terkait publikasi dan paten. Strategi meningkatkan skor pada indikator Excellence adalah memastikan publikasi yang dihasilkan Unila sudah mengarah pada jurnal-jurnal yang diindeks Scimago Journal Ranking sehingga poin Excellence Rank bisa naik.

Baca Juga :  Jaga Kuliner Khas Lampung, Sambal Seruit Adakan Aksi Sosial Ajak Masyarakat Nyeruit

Adapun dua indikator penilaian lainnya juga akan ditingkatkan. Pada Impact Ranking, tim Webometrics akan memastikan website Unila disitasi perguruan tinggi ternama seperti 100 peringkat dunia, saat melakukan kerja sama.

Sementara strategi peningkatan Openness Rank dilakukan dengan cara memastikan publikasi dosen Unila berkualitas baik dengan sitasi yang banyak, dan tidak mengklaim publikasi orang lain di Google Scholarnya.

Dengan naiknya skor pada ketiga indikator tersebut, khususnya pada Excellence Rank yang berada di angka 2000-an, maka Unila bisa masuk kembali pada peringkat sepuluh atau sembilan Webometrics pada periode pemeringkatan selanjutnya.

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB