CAT IPMB, Prof Wan: Mengukur Profesionalisme dan Tingkat Moderasi Beragama ASN Kemenag

Selasa, 28 Februari 2023 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Prof Wan Jamaluddin Z MAg PhD mengatakan bahwa Computer Assisted Test (CAT) Indeks Profesionalisme dan Moderasi Beragama (IPMB) merupakan alat untuk mengukur sejauh mana profesionalitas dan pemahaman pandangan terkait moderasi beragama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama.

Hal tersebut disampaikan Rektor sesaat setelah mengikuti CAT IPMB Tahap II di titik lokasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (28/02/2023).

Prof Wan berpendapat bahwa CAT ini perlu dilakukan secara berkala, sehingga kualitas ASN tetap terjaga dan terpelihara dari paham-paham yang bertentangan dengan ideologi dan paham kebangsaan kita.

“Menurut saya (kegiatan ini) positif harus kita dukung pelaksanaannya, kalau bisa berkala sehingga kualitas ASN kita bisa terjaga dan terpelihara dari paham-paham yang sedikit banyaknya mungkin bertentangan dengan ideologi paham kenegaraan kebangsaan kita” tuturnya.

Di samping itu, lanjut Rektor, tentu saja wawasan pengetahuan dan profesionalisme ASN juga harus menjadi perhatian kita bersama karena ke depan dunia kita era persaingan semakin ketat, maka dituntut kualitas SDM yang juga berkualitas.

Senada dengan Rektor, Prof Dr Moh Mukri MAg, Guru Besar UIN Raden Intan Lampung, yang juga mengikuti kegiatan ini di titik lokasi UIN RIL, berpendapat bahwa tes (CAT) ini adalah sebuah ekspresi dari adanya kehendak untuk menyelamatkan negara.

Baca Juga :  DPD KNPI Lampung Segera Gelar Musda ke XIV

“Karena hari ini di era global, paham dan perilaku radikal rasanya sulit untuk dibendung jika aparatur negaranya sendiri tidak bersikap moderat, maka moderat ini harus ada dalam perilaku dan kebijakan,” ungkapnya.

Prof Mukri mengatakan, moderasi beragama harus menjadi sikap hidup, tidak hanya menjadi pola pikir, tapi juga harus menjadi pola rasa dan tindakan.

“Bersikap moderat ditengah-tengah masyarakat bangsa yang plural adalah sebuah keniscayaan, terlebih lagi di dalam masyarakat yang antara satu komunitas dengan komunitas lain hidup berdampingan dan saling berdekatan, jika tidak ada sikap dan perilaku moderat maka akan terjadi kegaduhan,” tuturnya.

Baca Juga :  Rodrikson Juara Tiga HukumExpert League S2

Sementara itu Kepala Biro AAKK UIN Raden Intan Lampung, Dr Abdul Rahman MPd, menjelaskan bahwa CAT IPMB yang dilakukan hari ini adalah tahap kedua yang dikuti oleh 125 orang unsur pimpinan dan panita serta ASN yang belum mengikuti tahap pertama.

Adapun titik lokasi tes tersebar di dua tempat, yakni di UIN Raden Intan Lampung dan juga di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Naz)

Berita Terkait

PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda
GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda
Harlah ke 58, KOPRI PKC PMII Lampung Deklarasi Lawan Kekerasan Seksual
Pramuka dan PMII Lampung Kolaborasi Sedekah Oksigen
Guru Besar Unila Prof Sowiyah Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Pemprov Lampung
BPMP Lampung Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
Biarawati Katolik Lulus di Universitas Muhammadiyah Lampung, Bukti Kampus Inklusif
Ketika Alam Dijadikan Kambing Hitam: Membongkar Akar Sistemik Bencana Ekologis

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 17:56 WIB

PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:08 WIB

GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:33 WIB

Harlah ke 58, KOPRI PKC PMII Lampung Deklarasi Lawan Kekerasan Seksual

Senin, 22 Desember 2025 - 21:24 WIB

Pramuka dan PMII Lampung Kolaborasi Sedekah Oksigen

Senin, 22 Desember 2025 - 18:56 WIB

Guru Besar Unila Prof Sowiyah Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Pemprov Lampung

Berita Terbaru