Pemkab Mesuji Sambangi PT Tower Bersama Group di Bandar Lampung, Ada Apa Ya?

Minggu, 12 Maret 2023 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan More Situmorang
BANDARLAMPUNG (Dinamik.Id) – Untuk mengatasi susah Sinyal (Blank Spot Area) Pemerintah Kabupaten Mesuji terus melakukan terobosan dan membuka akses jalan koordinasi dan audiensi ke perusahaan Provider dan Perusahaan Pembangun Tower BTS. Setelah sebelumnya mengunjungi telkomsel wilayah Sumatera yang berada di Kota Palembang.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Mesuji, Beddi, MH dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sakroni, M.I.P., beserta Kadis Kominfo M.Mausiruddin, S.Sos., mewakili Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar menyambangi PT Tower Bersama Group di Bandar Lampung, jumat (10/03/2023).

Rombongan Pemkab Mesuji di terima langsung oleh Manager tower bersama area Lampung Yakup Khan di kantornya Jalan Way Kanan, Pahoman Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Yakup mengucapkan selamat datang kepada jajaran Pemkab Mesuji, untuk berkoodinasi terkait persoalan blank spot area di Mesuji.

“Ini merupakan sebuah penghargaan yang luar biasa untuk kami atas perhatian dan keseriusan Pemkab Mesuji yang mau berkoordinasi untuk mengatasi masalah blank spot area di Kabupaten Mesuji,” kata Yakup.

Baca Juga :  Harlah ke 58, KOPRI PKC PMII Lampung Deklarasi Lawan Kekerasan Seksual

Yakup Khan juga menyatakan siap untuk bersinergi bersama pemerintah kabupaten mesuji untuk mengatasi masalah blank spot area yang ada di Mesuji.

“Harapan kami, nantinya ada audiensi dan rapat lanjutan yang bisa di agendakan oleh Pemkab Mesuji dengan mengundang provider-provider yang akan menggunakan tower disana. Sehingga permasalahan blank spot area segera dapat di atasi, sampai saat Ini tower bersama group sudah mendirikan sebanyak 28 tower di Mesuji dan semua dalam keadaan baik,” ujar pria keturunan Pakistan ini.

Masih menurut Yakup, pihaknya menilai Kabupaten Mesuji merupakan salah satu daerah yang sampai saat ini masih intens menjalin silaturahmi dan komunikasi sangat baik. Khususnya dengan jajaran pimpinan perusahaan kami, dan harus di akui, Mesuji ini Kabupaten yang paling banyak dan rutin mengirimkan proposal lanjutan dan bertahap untuk pembangunan BTS di daerahnya guna mengatasi masalah blank spot area berdasarkan laporan tugas area Lampung.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Harap Event Food Festival Terus Berlanjut

“Sebagai manager yang baru saja mendapat tugas di Lampung, saya siap untuk berkunjung ke Mesuji guna melihat situasi disana untuk bersama-sama pemerintah daerah membantu mengatasi masalah blank spot area di Kabupaten Mesuji,” ucapnya

Mewakili Penjabat Bupati Mesuji Drs.Sulpakar, MM., Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemkab Mesuji Sakroni, M.I.P menyampaikan, harapan yang besar kepada tower bersama untuk dapat mendirikan tower di Kabupaten Mesuji guna mengatasi permasalahan Blank Spot Area.

“Kami berharap pihak tower bersama bisa membantu mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat Mesuji, dengan mendirikan tower bersama agar bisa teratasi persoalan blank spot area dan kami siap untuk membantu pihak tower dan provider apabila mengalami hambatan dan permasalahan di lapangan,” kata Staf Ahli.

Selain itu, Sakroni juga menyampaikan harapan dan pesan Penjabat Bupati Mesuji untuk mengatasi masalah Blank Spot Area terutama di Desa Desa Tua yang ada di Kabupaten Mesuji. Dengan adanya sinyal yang bagus dapat membantu mereka untuk berkomunikasi, tentunya juga bisa mendongkrak perekonomian dan keuangan masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswa Minta Aparat Turun Menyelidiki Dugaan Penyimpangan Proyek di Pringsewu

“Jadi masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke kabupaten apabila ingin menarik uang atau sekedar mengirimkan uangnya cukup menggunakan ATM mini yang berada di desa nya, semua bisa di sikapi,” imbuhnya.

Dalam Kesempatan itu Pemerintah Kabupaten Mesuji menyampaikan Proposal Lanjutan Permohonan Pembangunan BTS yang di Butuhkan di Kabupaten Mesuji dan Pembangunan BTS yang ada di Atas atap Gedung Pemerintah Kabupaten Mesuji juga Proposal Permohonan Alat Penguat dan Penambah Sinyal Pedesaan bagi beberapa desa desa yang ada di perairan.

Turut menerima kedatangan rombongan Pemkab Mesuji di Kantor PT.Tower Bersama Group Bandar Lampung Sudaryono (spv area Lampung) Asep IIP(spv area Lampung), Asep Indra (MFO area Lampung). (MORE)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB