Pemkab Tubaba Usulkan Dua Lembaga P4S Dapat Sertifikat BPSDMP Kementan

Jumat, 11 Agustus 2023 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – Dua lembaga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, diusulkan untuk mendapat sertifikat dari Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementan.

“Dua lembaga P4S tersebut adalah Gendis Ayu Jahe yang berada di Tiyuh Karta Raharja Kecamatan Tulangbawang Udik, dan Taman Edukasi Chanel yang ada di Tiyuh Tirta Makmur Kecamatan Tulangbawang Tengah,”ungkap PLT Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Tubaba, Nahkoda melalui sekretaris, Sulistyo Hadi, pada Kamis (10/9/2023).

Baca Juga :  Komisi II Tanggapi Anjloknya Harga Singkong di Lampung

Sementara itu Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Penyuluhan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Tubaba, Sayu Made Budiarni, juga menjelaskan, pengusulan dua lembaga P4S tersebut dilakukan oleh Balai Pelatihan Pertanian Provinsi Lampung setelah mereka turun langsung kelapangan untuk melakukan penilaian verifikasi identifikasi pada bulan Juli lalu.

Dari hasil penilaian tersebut lanjutnya, diketahui Gendis Ayu Jahe mendapatkan klasifikasi madya, sedangkan Taman Edukasi Chanel mendapat klasifikasi pratama.

Menurutnya Sayu, proses verifikasi P4S tersebut mengacu pada Permentan No. 33/permentan/S.M.230/7/2016. P4S berasal dari pelaku utama (perseorangan/ kelompok), pelaku usaha yang memiliki keunggulan dan memiliki jiwa volunteer, mau berbagi pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan.

“Prinsip dalam P4S adalah kemandirian, kerakyatan, kemitraan, sinergi dan berkelanjutan. P4S memiliki peran yang penting dalam memotivasi bidang pertanian dalam pelatihan. Dan beberapa peran P4S di antaranya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, menyebarkan dan menyampaikan informasi teknologi berbasis agribisnis, membimbing penerapan teknologi, mengembangkan metode pembelajaran melalui metode percontohan (dem), membantu penyuluhan pertanian dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan fasilitasi pemenuhan kebutuhan para petani,”pungkasnya .

Berita Terkait

Pemprov Lampung Pastikan Jembatan Kali Pasir Dibangun, Gubernur Turun Langsung
Pemprov Lampung Bantah Isu Wagub Telepon Warga soal Protes Jembatan Kali Pasir
Pengukuhan KTNA, Gubernur Mirza Target Lampung Barometer Pertanian Nasional
Dikawal Legislatif, Bapenda Lampung Sambangi GGPC
Ground Breaking Jalan Banyumas–Way Kunyir, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Wilayah Utara Pringsewu
Gubernur Lampung Tak Mau Cuma Nonton, Siap Ikut Main di Launching IJP FC
Kepergok Curi Motor, Pria Berhelm Kuning Nyaris Babak Belur Diamuk Masa
Infrastruktur, Kesehatan dan Ekonomi Produktif Jadi Fokus Musrenbang Kecamatan Tumijajar

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:03 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Jembatan Kali Pasir Dibangun, Gubernur Turun Langsung

Senin, 2 Februari 2026 - 11:52 WIB

Pemprov Lampung Bantah Isu Wagub Telepon Warga soal Protes Jembatan Kali Pasir

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:55 WIB

Pengukuhan KTNA, Gubernur Mirza Target Lampung Barometer Pertanian Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:39 WIB

Dikawal Legislatif, Bapenda Lampung Sambangi GGPC

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:56 WIB

Ground Breaking Jalan Banyumas–Way Kunyir, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Wilayah Utara Pringsewu

Berita Terbaru