DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (Dinamik.id) – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap lapak penjualan hewan kurban musiman yang mulai bermunculan di pinggir jalan Kota Bandarlampung menjelang Iduladha.

Menurut Ahmad Basuki, pengawasan kesehatan hewan tidak boleh hanya dilakukan di kandang peternak, tetapi juga harus menyasar lapak-lapak dadakan yang menjadi titik peredaran hewan kurban ke masyarakat.

“Jangan sampai hewan kurban yang dijual di lapak pinggir jalan terpapar virus seperti PMK atau penyakit lainnya yang membahayakan masyarakat,” tegas Abas, sapaan karib Ahmad Basuki, Selasa (12/5).

Baca Juga :  Yozi Rizal Prihatin Hak Rakyat di Gusur

Ia mengatakan, selama ini vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan lebih banyak dilakukan di sentra peternakan. Sementara hewan yang sudah dipindahkan ke lapak penjualan sementara di perkotaan kerap luput dari pengawasan intensif.

Karena itu, Komisi II DPRD Lampung meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memetakan seluruh lapak penjualan hewan kurban yang bermunculan di Bandarlampung dan Metro.

Baca Juga :  Azuwansyah Dewan Provinsi Hadiri Pelantikan FORHATI Tanggamus

“Lapak-lapak musiman ini harus didata dan ditracking. Dari mana asal ternaknya, bagaimana kondisi kesehatannya, sampai kelayakan hewan sebelum dijual ke masyarakat,” ujarnya.

Ahmad Basuki menilai pengawasan di lapak justru lebih efektif karena ratusan hewan terkumpul dalam satu lokasi sehingga pemeriksaan sampling bisa dilakukan lebih cepat dan terukur.

“Kalau di kandang petugas harus masuk sampai pelosok. Tapi kalau di lapak, hewan sudah terkumpul. Tinggal dicek kesehatannya satu per satu,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Tinjau Bantuan Aspirasi Sumur Bor

Ia memastikan stok hewan kurban lokal di Lampung dalam kondisi cukup menghadapi Iduladha tahun ini. Ketersediaan vaksin untuk ternak juga dinilai aman. Namun, pengawasan distribusi dan penjualan hewan tetap harus diperketat agar masyarakat tidak dirugikan.

“Momentum Iduladha ini jangan sampai dicederai oleh peredaran hewan yang tidak sehat. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas,” tandasnya. ()

Berita Terkait

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO
Komisi I DPRD Lampung segera Agendakan RDP dengan Kapolda
Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Langkah Cepat Pemerintah
Ketua DPRD Lampung Sambut Kunjungan Perdana Wapres Gibran di Bumi Ruwa Jurai

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan

Berita Terbaru