DPRD Lampung Soroti Pajak Air Permukaan, Desak Pengawasan dan Pendataan Diperketat

Senin, 27 Juli 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Elsan Tomi Sagita, menilai penyerapan pajak air permukaan di Lampung masih jauh dari optimal.

Ia meminta pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan pengawasan dan pendataan terhadap perusahaan yang memanfaatkan air permukaan sebagai objek pajak.

Menurut Elsan, optimalisasi pajak air permukaan dapat menjadi salah satu sumber untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu memastikan seluruh potensi pajak dari pemanfaatan air permukaan terdata dan terserap secara maksimal.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Tetapkan Program Pembentukan Perda Tahun 2026

“Kami meminta kepada dinas terkait supaya dapat melihat itu secara optimal, agar bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Lampung,” ujar Elsan, Senin (27/7/2026).

Selain pengawasan pemerintah, Elsan juga meminta perusahaan yang memanfaatkan air permukaan bersikap transparan dalam menyampaikan data. Menurutnya, data yang diberikan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya, termasuk terkait potensi dan pemanfaatan sumber air yang menjadi objek pajak.

Ia menyebut sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di Lampung, seperti PT Adi Karya Gemilang (AKG), Great Giant Foods (GGF), dan Gunung Madu Plantations, perlu menjadi perhatian dalam pendataan potensi pajak air permukaan.

Baca Juga :  Kostiana Serap Aspirasi Warga Sukamaju

“Perusahaan juga supaya transparan dan menunjukkan di mana potensi-potensi air permukaannya. Di Lampung itu banyak,” katanya.

Terkait kemungkinan adanya perusahaan yang menyampaikan data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, Elsan mengatakan pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut. Menurutnya, diperlukan pemeriksaan dan verifikasi langsung oleh dinas terkait untuk mengetahui kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Produksi Padi Meningkat, DPRD Lampung Dorong Kebijakan Perlindungan Harga

“Kalau fiktif atau tidak, kita belum tahu. Tapi saya rasa memang belum maksimal untuk setoran pajaknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Elsan mendorong dinas terkait segera melakukan pendataan dan pengecekan terhadap perusahaan yang menggunakan air permukaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui perusahaan mana saja yang kewajiban pajaknya belum terserap secara optimal.

“Supaya dapat menindaklanjuti terkait pajak-pajak air permukaan, mana yang belum terserap secara optimal dari masing-masing perusahaan,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah
Hadiri Pelepasan Magang ke Jepang, Elvanty Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas
DPRD Lampung Siap Sidak dan Panggil Perusahaan Air Permukaan, Kejar Kebocoran PAD
DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter
Lesty Putri Utami Soroti RS Bandar Negara Husada, SDM Mumpuni Tapi Fasilitas Masih Minim
Debu, Macet, dan ISPA Mengintai ! DPRD Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo
30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI-P Tak Lupakan Sejarah
Lesty Desak Masterplan Banjir Jadi Prioritas, Jangan Lagi Saling Lempar Tanggung Jawab

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:30 WIB

Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:15 WIB

Hadiri Pelepasan Magang ke Jepang, Elvanty Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:12 WIB

DPRD Lampung Siap Sidak dan Panggil Perusahaan Air Permukaan, Kejar Kebocoran PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:09 WIB

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:05 WIB

Lesty Putri Utami Soroti RS Bandar Negara Husada, SDM Mumpuni Tapi Fasilitas Masih Minim

Berita Terbaru