Watoni Noerdin Sikapi Alihfungsi GOR Elephant Park Menjadi Masjid

Rabu, 30 Agustus 2023 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (dinamik.id) – Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan Watoni Noerdin menilai upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi setempat mengalihfungsikan GOR dan Elephant Park di Kota Bandarlampung menjadi Masjid Al Bakrie adalah baik, tapi tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Di dalam permendagri itu diatur sangat jelas, jika peralihan atau pun penghapusan aset yang nilainya lebih dari Rp5 miliar harus mendapat persetujuan DPRD,” kata Watoni yang merupakan anggota fraksi PDIP itu di Bandar Lampung, Rabu, 30 Agustus 2023.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Anggota DPRD Lampung Dosis I Berjalan Lancar

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung itu menerangkan persetujuan yang dimaksud harus melalui tahapan yang diatur ketentuan, salah satunya disahkan lewat sidang paripurna.

“Sampai saat ini. Setahu saya, tidak ada paripurna tentang peralihan aset yang diproyeksikan oleh pemerintah provinsi,” ujarnya.

Hal peralihan, kata politisi senior PDI Perjuangan Lampung itu lagi, sudah pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Dimana eksekutif yang meminta persetujuan DPRD Lampung untuk melepaskan aset pemerintah provinsi berupa tanah di kawasan Waydadi, Kota Bandar Lampung, dengan nilai Rp360 miliar luas lahan 88,3 hektare.

Baca Juga :  Giliran Komoditas Jagung, DPRD Lampung Minta Bapanas Evaluasi Syarat Kadar Air

“Waktu itu, melalui proses paripurna. Dan tahapan sudah dilalui. Jadi, semua berjalan tanpa menabrak aturan,” katanya lagi.

Sementara, kata Watoni pula, untuk peralihan Gedung Olahraga (GOR) Saburai dan Elephant Park itu sama sekali tidak ada komunikasi dengan DPRD. Padahal, proses revitalisasi pembangunan GOR Saburai di era pemerintah sebelumnya sudah menelan anggaran kurang lebih Rp3 miliar. “Tidak ada komunikasi Gubernur dengan DPRD Provinsi Lampung. Apalagi mau diparipurnakan,” ujarnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung bersama Wakil Gubernur Lampung, tokoh nasional asal Lampung Aburizal Bakrie, Menteri Pemuda dan Olahraga yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Olahraga, dan Forkopimda Provinsi Lampung, di kawasan Elephant Park Enggal, Bandarlampung, Senin (20/2/2023) lalu.

Baca Juga :  Bawaslu Pesawaran Rilis 17 Potensi Kerawanan di TPS Jelang PSU

Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie ini, juga merupakan perwujudan dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu masyarakat Lampung Berjaya, khususnya misi pertama untuk mewujudkan kehidupan yang religius, berbudaya, aman dan damai. (Advetorial)

Berita Terkait

PKB Lampung Teguhkam Komitmen Dukung Kemajuan Pesantren Lewat Temu Wilayah
Langgar Edaran, Elly Wahyuni Desak Disdik Tindak Tegas Sekolah yang Paksa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Ketua Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Sulit Diturunkan, DPRD Minta Evaluasi
Kuota Dipertanyakan, DPRD Bandar Lampung Desak Transparansi SPMB
Lebih Dekat Rakyat, Ini Rangkaian Harlah ke 28 PKB Lampung
Harlah ke-28, PKB Lampung Fokus Layani Rakyat
Ribuan Warga Pringsewu Masih Rindu Jokowi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:40 WIB

PKB Lampung Teguhkam Komitmen Dukung Kemajuan Pesantren Lewat Temu Wilayah

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:12 WIB

Langgar Edaran, Elly Wahyuni Desak Disdik Tindak Tegas Sekolah yang Paksa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:06 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Ketua Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 15:00 WIB

Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Sulit Diturunkan, DPRD Minta Evaluasi

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:31 WIB

Kuota Dipertanyakan, DPRD Bandar Lampung Desak Transparansi SPMB

Berita Terbaru