Remaja Terseret Arus Sungai Way Galih, Tim SAR Gabungan Terus Melakukan Pencarian

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung (dinamik.id) – Egi Rahma (19th), seorang penduduk Desa Trimo Mukti, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Way Galih saat sedang berenang bersama tiga temannya.

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan operasi penyelamatan untuk menemukan korban yang hanyut tersebut.

“Korban bersama tiga temannya sedang berenang di Sungai Way Galih ketika tiba-tiba arus sungai menjadi deras, menyebabkan mereka terseret,” kata Koordinator Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, pada hari Senin, 4 Maret 2024.

Menurut Rezie, keempat pemuda tersebut mulanya berenang di Sungai Way Galih sekitar pukul 13.00 WIB pada Minggu (3/3/2024). Namun, arus sungai tiba-tiba menjadi deras dan menghanyutkan mereka.

Meskipun tiga teman korban berhasil selamat, Egi tidak beruntung dan hanyut terbawa arus sungai. Setelah menyadari bahwa korban tidak muncul ke permukaan, tiga temannya segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Perbaiki Fasilitas Pasar Tugu, Kangkung, dan Panjang

“Menerima laporan tersebut, Basarnas Lampung segera melakukan pencarian dan operasi penyelamatan di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Deden Ridwansah, Kepala Kantor Basarnas Lampung, menambahkan bahwa satu tim rescue Pos SAR Bakauheni telah dikerahkan untuk mencari korban. “Tim tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, termasuk aparatur dan warga setempat,” ujarnya.

Selain itu, tim SAR gabungan juga menggunakan alat deteksi bawah air atau Aqua Eye dalam pencarian. Namun, hingga saat ini belum ada hasil yang didapatkan.

Baca Juga :  Ketum KNPI Ajak Masa Aksi Jangan Anarkis dan Jaga Kondusifitas

“Tim SAR juga menggunakan perahu karet Basarnas untuk menyisir lokasi kejadian menuju hilir dengan radius 1 kilometer. Namun, hingga pukul 18.00 WIB kemarin, pencarian belum membuahkan hasil,” tambahnya.

Operasi pencarian dilanjutkan pada Senin (4/3/2024). “Kami meminta doa dan dukungan dari masyarakat setempat dan akan terus mengerahkan sumber daya kami. Semoga korban segera ditemukan,” tutupnya. (Naz)

Berita Terkait

Koalisi STuEB Soroti Minimnya Tindak Lanjut, Dorong Transparansi dan Kesadaran Publik atas Dampak PLTU Batubara
Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum
Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura
Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:39 WIB

Koalisi STuEB Soroti Minimnya Tindak Lanjut, Dorong Transparansi dan Kesadaran Publik atas Dampak PLTU Batubara

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT

Jumat, 17 April 2026 - 12:11 WIB

Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum

Kamis, 16 April 2026 - 18:13 WIB

Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Berita Terbaru