PMM di Unhas, Ali Akbar Sebut Program Kampus Merdeka Pintu Keberagaman Nusantara

Jumat, 3 Mei 2024 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Ali Akbar Raksa Gandi, mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Hasanuddin, mengungkapkan Program Kampus Merdeka bukan sekadar peluang akademis, melainkan pintu gerbang untuk menjelajahi dan memahami keberagaman budaya Nusantara.

Menurutnya, salah satu motivasi mengikuti PMM adalah untuk memperluas wawasan dan perspektif. “Kita dapat mempelajari budaya dan bahasa, kemudian memahami keberagaman Nusantara,” ujarnya.

Program ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan adaptasi. “Kita harus bisa beradaptasi selama satu semester di lingkungan baru, dari kampus, kelas, teman, hingga dosen baru,” katanya.

Baca Juga :  Lantik PJ Gubernur FEB Prof. Dr. Nairobi Tekankan Pentingnya Softskill dalam Berorganisasi

Ia menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan akademis dan profesional di masa depan. Ali Akbar juga menyoroti pentingnya membangun relasi dan koneksi dengan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia yang mengikuti PMM.

“Program ini menghubungkan berbagai universitas di seluruh Indonesia sehingga kita bisa membangun koneksi atau pertemanan tidak hanya dengan sesama mahasiswa pertukaran, tetapi juga dengan mahasiswa lokal,” jelasnya.

Selama mengikuti program PMM, Ali Akbar menyoroti pengalaman berharga yang diperolehnya, khususnya melalui kelas wajib Modul Nusantara yang membuka wawasan tentang keberagaman dan kebudayaan.

Baca Juga :  Biofortifikasi Tanaman Jagung, Dosen Inovasi FP Unila Atasi Stunting

“Kelas ini memperluas pemahaman tentang keberagaman Nusantara melalui pembelajaran sejarah, budaya, bahasa, dan tokoh inspiratif,” ujarnya.

Pengalaman di Makassar memberikan pengajaran berharga baginya dalam merasakan atmosfer belajar di Universitas Hasanuddin, salah satu PTN terkemuka di Indonesia.

“Tantangan juga menjadi bagian dari perjalanan ini. Salah satu tantangan paling berkesan baginya adalah saat jatuh sakit. Namun dia merasa bersyukur karena dikelilingi orang-orang yang memberikan dukungan,” tambahnya.

Dengan semangat yang tinggi, Ali Akbar berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan program PMM.

Baca Juga :  UIN Raden Intan Sembelih 14 Hewan Kurban

“Semoga saya dapat menerapkan pembelajaran di sini untuk memberi manfaat kepada orang lain, menjaga silaturahmi yang baik dengan mahasiswa se-Indonesia, dan berkolaborasi dengan mereka untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.

Ali Akbar, melalui PMM, menunjukkan semangat untuk menjelajahi, memahami, dan berkontribusi pada keberagaman dan kemajuan bangsa. Program Kampus Merdeka tidak hanya tentang gelar, tetapi juga pengalaman mendalam dan pembelajaran tentang Indonesia yang kaya budaya dan potensi. (Pin)

Berita Terkait

Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031
Kelas Logika Kalirejo Book Party dan SMP Xaverius Kalirejo: Mengasah Nalar Kritis Pelajar
UTB Lampung Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Pesisir Barat
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy Pada Guru-Guru
Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kelas Logika Kalirejo Book Party dan SMP Xaverius Kalirejo: Mengasah Nalar Kritis Pelajar

Berita Terbaru