BANG NOE : “53%, Pemilih Muda menjadi Penentu Hasil Pilkada Bandar Lampung 2024, Calon Muda Diuntungkan”

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Kota Bandar Lampung akan menjadi peperangan merebut hati pemilih Muda.

Bagaimana tidak, sebanyak 420.419 jiwa dari total 790.125 jiwa yang menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) berada di rentang usia 17 – 39 Tahun atau sebesar 53,2% (Persen) dari total DPT yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung untuk Pemilihan Umum Legislatif (PILEG) dan Pemilihan Umum Presiden (PILPRES) yang baru saja usai pada 14 Februari 2024 lalu.

Jumlah pemilih dari generasi Milenial (Usia 25 – 39 Tahun) mencapai 34,6% (Persen) atau sekitar 273 Ribu Jiwa dari total DPT dan pemilih dari Gen Z (Usia 17 – 24 Tahun) sebanyak 18,6% (Persen) yang berjumlah 146 Ribu Jiwa.

Baca Juga :  Di Balik Narasi Pertumbuhan: Krisis Kepercayaan terhadap Ekonomi Indonesia

Dengan jumlah melebih setengah dari total DPT, maka dipastikan PILKADA Kota Bandar Lampung Kali ini akan didominasi oleh para pemilih muda.

Eksistensi pemilih Milenial ini harus menjadi perhatian khusus untuk setiap kontestan yang ingin bertarung dalam PILKADA Kota Bandar Lampung, para kontestan harus mampu menjadikan kaum Milenial dan kaum Gen Z sebagai sekutu dan membuat mereka berfikir bahwa kontestan tersebut adalah ”The Choosen One” (yang terpilih) dibanding kontestan yang lain.

Baca Juga :  Pendidikan di Persimpangan, Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Program Kerja yang ditawarkan para kontestan harus berorientasi pada kebutuhan dan keinginan para pemilih muda secara umum, kontestan PILKADA Kota Bandar Lampung harus mengusung program yang menjadi Solusi dan Jawaban dari masalah yang dihadapi oleh pemilih muda.

Para kontestan juga harus mampu menjadi representasi pemilih muda berdasarkan umur karena kecenderungan pemilih akan memilih kontestan yang berada pada kelompok umur yang sama. Dan berkaca pada hasil Pemilihan Presiden (PILPRES) Februari lalu, Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Terpilih Republik Indonesia 2024 – 2029 berada pada kelompok umur yang sama dengan pemilih muda.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat dan Realitas Urgensi Pendidikan Indonesia: Solusi Baru atau Pengalihan dari Persoalan Utama?

Dengan kata lain, pemilih muda akan menjadi penentu utama dalam hasil PILKADA Kota Bandar Lampung 2024 – 2029 dan Bakal Calon Walikota Bandar Lampung yang membawa Program Unggulan untuk pemilih muda dan berada pada kelompok umur yang sama dengan pemilih muda maka jelas akan lebih diuntungkan dalam PILKADA mendatang.

Berita Terkait

Aku Hanya Staf: Potret Jujur Kegelisahan ASN dan Jalan Keluar dari Mentalitas Birokrasi
Pasca Putusan MK: Bola Politik Gibran Berpindah ke Istana
Proyek Geotermal Suoh-Sekincau Solusi Masa Depan
Pemilihan peratin: Ketika Demokrasi Pekon Diuji Oleh Kekuasaan dan Regulasi
Penundaan Transaksi Rekening Aktivis PATI: Membalik Logika Hukum dan Penggunaan Instrumen TPPU untuk Membatasi Hak Konstitusional Warga
Cak Imin, NU, dan PKB : Yasinan dan Ruang Konsolidasi Gerak Keumatan Legistalor PKB
Jaga Bersama Ruang Demokrasi Sehat, Jauhi ‘Aroma’ Fitnah
Sekolah Rakyat dan Realitas Urgensi Pendidikan Indonesia: Solusi Baru atau Pengalihan dari Persoalan Utama?

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Aku Hanya Staf: Potret Jujur Kegelisahan ASN dan Jalan Keluar dari Mentalitas Birokrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Pasca Putusan MK: Bola Politik Gibran Berpindah ke Istana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Proyek Geotermal Suoh-Sekincau Solusi Masa Depan

Selasa, 8 September 2026 - 23:39 WIB

Pemilihan peratin: Ketika Demokrasi Pekon Diuji Oleh Kekuasaan dan Regulasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Penundaan Transaksi Rekening Aktivis PATI: Membalik Logika Hukum dan Penggunaan Instrumen TPPU untuk Membatasi Hak Konstitusional Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:51 WIB