Pj Gubernur Apresiasi Festival Teater Bahasa Lampung Pertama di Dunia

Kamis, 25 Juli 2024 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) — Pj. Gubernur Lampung, Samsudin membuka Festival Teater Berbahasa Lampung di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung, Bandar Lampung, Rabu, 24 Juli 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Samsudin mengajak generasi muda untuk aktif dalam melestarikan bahasa Lampung dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Festival Teater Berbahasa Lampung, yang merupakan bagian dari Program “Menatap Tubuh Bahasa: Festival Seni Bahasa Lampung” yang digelar oleh Rumah Kebudayaan Kober mendapat apresiasi tinggi dari Pj Gubernur Samsudin.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkaya budaya Lampung tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya daerah.

Baca Juga :  Wabup Nadirsyah Tegaskan Pemkab Dukung Kegiatan Pelestarian Budaya di Tubaba

“Saya percaya bahwa anak muda memiliki peran penting dalam menghidupkan dan mengembangkan bahasa Lampung, terutama di era digital dan global seperti sekarang,” ujar Samsudin.

Bahasa Lampung, menurutnya, harus menjadi populer di kalangan generasi muda agar terus berkembang dan tidak terlupakan di masa depan. Dia juga menegaskan pentingnya keberanian dan kepercayaan diri warga Lampung dalam menggunakan bahasa daerah mereka.

Dia menuturkan kalau bukan warga Lampung sendiri yang mencintai dan memelihara bahasa daerahnya, maka niscaya 20 tahun yang akan datang semakin lama akan semakin tidak berkembang bahasa Lampung begitu juga dengan budayanya.

Baca Juga :  Thomas Amirico Tegaskan Tidak Ada PHK Bagi 669 Tenaga Pendidik Non-PNS

“Berbicara menggunakan bahasa Lampung itu adalah keren. Ini tugas dan kewajiban para anak muda, para warga di Provinsi Lampung untuk bisa, tidak malu dan percaya diri terhadap apa yang datangnya dari budaya Lampung,” katanya.

Samsudin optimis bahwa melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni budaya, kebudayaan Lampung akan semakin gemilang di masa mendatang. Dia pun mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menjaga keberlangsungan bahasa Lampung sebagai bagian dari identitas dan keberagaman budaya Lampung.

“Kita berharap bahwa melalui langkah-langkah ini, bahasa Lampung tetap akan eksis selama-lamanya. Selama matahari masih terbit dan bumi ini masih ada, maka bahasa Lampung pun akan tetap ada,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SMK Roudhotul Tolibin Kunjungi Unila

Selain itu, Iskandar GB, Ketua Program Rumah Kebudayaan Kober, menyatakan bahwa festival teater bahasa Lampung ini adalah yang pertama kali digelar di dunia. Hal ini sebagai upaya untuk melibatkan semua pihak dalam memasyarakatkan bahasa Lampung dan mengangkat urgensi pelestariannya.

Kegiatan “Menatap Tubuh Bahasa: Festival Seni Bahasa Lampung” berlangsung sejak tanggal 22-28 Juli 2024 dengan berbagai agenda diantaranya Pameran Puisi Berbahasa Lampung, Seminar, Festival Teater Berbahasa Lampung dan Musik Klasik Lampung. (Amd)

Berita Terkait

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa
Ulama Karismatik Kiai Said Aqil Siroj Akan Hadiri Harlah NU di Bandar Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:30 WIB

PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Senin, 26 Januari 2026 - 21:20 WIB

Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3

Berita Terbaru