Demokrat Lampung siap Beri Sanksi bagi Kader yang Tidak Patuh Aturan Partai

Selasa, 30 Juli 2024 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — DPD Partai Demokrat Lampung menegaskan tidak segan memberikan sanksi bagi pengurus dan kader yang tidak mematuhi aturan partai.

Ketua Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPD Demokrat Lampung, Hanifal, mengatakan bahwa permasalahan di DPC Demokrat Pringsewu terkait rekomendasi pasangan Adi Erlansyah-Hisbullah Huda di Pilkada 2024 hanya akibat miskomunikasi.

Menurut Hanifal, pengurus dan kader Demokrat Pringsewu mempertanyakan mengapa rekomendasi diberikan kepada Adi Erlansyah-Hisbullah Huda, sementara banyak calon lain yang juga mendaftar. Namun, Ia menegaskan bahwa semua keputusan telah melalui mekanisme partai dan tidak ada aturan yang dilanggar.

“Saya sudah komunikasi dengan ketua DPC Demokrat Pringsewu. Ternyata permasalahan itu hanya miskomunikasi,” kata Hanifal.

Hanifal menegaskan bahwa semua kader dan pengurus harus tegak lurus terhadap keputusan partai. Ia telah meminta Ketua DPC Demokrat Pringsewu, Mira Anita, untuk berkomunikasi dengan pengurus lainnya dan memastikan bahwa mekanisme partai telah dipatuhi.

“Sudah saya tegaskan kepada Ketua DPC Demokrat Pringsewu (Mira Anita) untuk dilakukan komunikasi kepada pengurus lainnya. Bahwa tidak ada mekanisme yang dilanggar dan telah sesuai dengan mekanisme Demokrat,” tambahnya.

Untuk menindaklanjuti permasalahan ini, Partai Demokrat Lampung telah berkomunikasi dengan Ketua DPC Demokrat Pringsewu untuk menyelesaikan masalah di tingkat DPC. Namun, jika diperlukan, DPD siap memfasilitasi penyelesaian masalah ini.

Baca Juga :  Survei Litbang Radar Lampung, Ela - Azwar Unggul 57,75% , Dawam - Ketut 42,25% di Pilkada Lampung Timur

Anggota DPRD Provinsi Lampung ini menekankan bahwa pengurus Partai Demokrat yang tidak mematuhi peraturan dapat dikenakan sanksi, meskipun pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pembinaan.

“Bahkan dalam AD/ART dan PO, termasuk ketua DPC, apabila tidak patuh terhadap keputusan DPP, maka akan di Plt kan,” tegasnya.

Hanifal menjelaskan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan kepada pasangan Adi-Hisbullah telah melalui mekanisme partai dan tidak ada aturan yang dilanggar.

“Terdapat mekanisme tersendiri dalam proses pengusungan calon kepala daerah. Semua calon sudah mengikuti prosesnya, tetapi hanya Adi-Hisbullah yang memenuhi persyaratan DPP Demokrat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kuning-Merah Ucap Ketum Golkar, Sinyal Untuk 2024?

Adi Erlansyah-Hisbullah sebelumnya telah mendapatkan surat tugas dengan instruksi untuk mencari partai koalisi dalam tempo satu bulan. Hanifal menambahkan bahwa pasangan tersebut telah melaporkan keberhasilan mereka dalam memenuhi syarat 20 persen pencalonan sehingga rekomendasi dikeluarkan.

“Pasangan Adi-Hisbullah sudah menyampaikan kepada kami (DPD) bahwa telah mendapatkan partai koalisi dan memenuhi syarat 20 persen pencalonan. Karena itu kami sampaikan kepada DPP sehingga terbit rekomendasi untuk Adi-Hisbullah. Kami memberikan ruang kepada calon lain untuk melakukan komunikasi politik tapi tidak dilakukan,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM
Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK
BK DPRD Lampung Panggil Andy Roby Terkait Dugaan Pengempisan Ban Mobil Mahasiswa UBL
100 Ribu Peserta BPJS PBI di Lampung Dinonaktifkan, DPRD Ungkap Penyebab dan Solusinya
HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital
Musa Ahmad Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lamteng, Riza Mirhardi Tekankan Konsolidasi Hingga Dusun
Pengukuhan DPW PKB Lampung 2026-2031, Nunik Salurkan Dana Kaderisasi 1,7 Miliar
Tak Hanya Turun Lapangan, Desca Siap Cetak Goal ke Gawang IJP FC

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:38 WIB

Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM

Senin, 9 Februari 2026 - 23:18 WIB

Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK

Senin, 9 Februari 2026 - 22:25 WIB

BK DPRD Lampung Panggil Andy Roby Terkait Dugaan Pengempisan Ban Mobil Mahasiswa UBL

Senin, 9 Februari 2026 - 16:32 WIB

100 Ribu Peserta BPJS PBI di Lampung Dinonaktifkan, DPRD Ungkap Penyebab dan Solusinya

Senin, 9 Februari 2026 - 16:28 WIB

HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Hadiri HLM TPID se-Provinsi Lampung

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:28 WIB