Sisa 1 Keterwakilan Perempuan Dari 14 Nama Calon Komisioner KPU Lampung, Ini Penjelasan Timsel

Rabu, 18 September 2024 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Tim seleksi (Timsel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah mengumumkan 14 nama yang lolos tes wawancara dan kesehatan. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat pengumuman dengan nomor 05/TIMSELPROV-GEL.14-PU/04/18/2024.

Dari jumlah tersebut, hanya menyisakan satu ketererwakilan perempuan yakni Yusni Ilham, mantan anggota Bawaslu Bandar Lampung, yang akan melanjutkan ke uji kelayakan dan kepatutan di KPU RI, Rabu 18 September 2024.

Baca Juga :  DPRD Bandar Lampung Gelar Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2025–2026

Sebelumnya, lima perempuan mengikuti tes kesehatan dan wawancara: Amhani S, Dewi Eliyasari, Ika Kartika, Wirdayati, dan Yusni Ilham. Berdasarkan kuota 30 persen keterwakilan perempuan, seharusnya ada empat perempuan yang lolos seleksi dan masuk dalam 14 kandidat yang diumumkan.

Menanggapi hal itu, Anggota Timsel KPU Provinsi Lampung, Moelyono, mengungkapkan bahwa keterwakilan perempuan tetap menjadi fokus dengan tetap memperhatikan hasil tes. Meskipun hasil tes kesehatan menyisakan satu nama.

Baca Juga :  Sekolah Swasta Tahan Ijazah, Wakil Ketua DPRD Lampung, Naldi Rinara: Harus Segera Dihentikan!

“Memang secara afirmasi kuota perempuan 30 persen dan itu jadi konsen kami, namun secara medis hasil test kesehatan yang direkomendasikan cuma satu orang,” katanya.

Ditanya terkait kesehatan yang menjadikan calon komisioner gagal melanjutkan ke jenjang seleksi berikutnya, Moelyono menyebut hasil tes tersebut hanya diketahui pihak medis. “Nah itu gak paham, karena bahasa medis yang tau dokter,” ujarnya.

Baca Juga :  Generasi Milenial, Kolaborasi Iqbal Ardiansyah Pinang Demokrat

Ia menjelaskan, saat ini kewajiban Timsel menyeleksi calon anggota KPU hingga dua kali kebutuhan telah selesai. Setelah itu, KPU RI akan melakukan uji kelayakan di Jakarta.

“Sudah selesai, selanjutnya KPU RI akan melakukan fit and proper test di Jakarta,” jelasnya. (Amd)

Berita Terkait

Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah
Hadiri Pelepasan Magang ke Jepang, Elvanty Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas
DPRD Lampung Siap Sidak dan Panggil Perusahaan Air Permukaan, Kejar Kebocoran PAD
DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter
Aklamasi! Imelda SH Resmi Pimpin DPW PUAN Lampung Periode 2026–2031
Lesty Putri Utami Soroti RS Bandar Negara Husada, SDM Mumpuni Tapi Fasilitas Masih Minim
DPRD Lampung Soroti Pajak Air Permukaan, Desak Pengawasan dan Pendataan Diperketat
Debu, Macet, dan ISPA Mengintai ! DPRD Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:30 WIB

Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:12 WIB

DPRD Lampung Siap Sidak dan Panggil Perusahaan Air Permukaan, Kejar Kebocoran PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:09 WIB

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:11 WIB

Aklamasi! Imelda SH Resmi Pimpin DPW PUAN Lampung Periode 2026–2031

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:05 WIB

Lesty Putri Utami Soroti RS Bandar Negara Husada, SDM Mumpuni Tapi Fasilitas Masih Minim

Berita Terbaru