PMII Rayon Pertanian Unila Berkolaborasi dengan Densus 88 AT Mabes Polri untuk Cegah Radikalisme di Kalangan Mahasiswa

Sabtu, 21 September 2024 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologis mahasiswa terhadap paham radikalisme dan intoleransi, PMII Rayon Pertanian Komisariat Universitas Lampung (Unila) bersama Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengadakan kegiatan dengan tema “Penanaman Ideologis Anak Muda Terkait Cinta Tanah Air”. Acara tersebut dilaksanakan di Villa Berlian, Kemiling, Bandar Lampung, pada Sabtu malam (21/08), dan dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Unila..

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bahaya paham radikal, yang saat ini kian masif menyusup ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Melalui acara ini, para mahasiswa diajak untuk lebih memahami pentingnya semangat kebangsaan dan cinta tanah air, serta memperkuat peran mereka dalam menjaga. keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Peringatan Isra Miraj, Ustad Bukhori: Tegakkan Solat dengan Ilmu

Pentingnya Memahami Moderasi di Kampus

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi utama, Elang Aryo dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menyampaikan bahwa paham radikalisme kini bergerak dengan cara yang lebih halus dan tersembunyi, sehingga sulit dikenali oleh banyak orang. Menurutnya, salah satu cara yang paling efektif untuk menangkal radikalisme adalah melalui penanaman moderasi beragama dan kebangsaan di lingkungan. kampus.

“Paham radikalisme saat ini sangat membahayakan karena gerakannya yang masif dan soft. Apabila radikalisme menguasai sistem di dunia pendidikan, dampaknya bisa sangat luas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menggerakkan paham moderasi ini dalam. kehidupan kampus, agar keutuhan NKRI terus terjaga,” jelas Elang Aryo

la juga menambahkan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Melalui pemahaman ideologis yang kuat, mahasiswa dapat menangkal paham-paham yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga :  Puji Raharjo Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 23 JKG Lamteng

Peran PMII dalam Menangkal Radikalisme

Ketua PMII Komisariat Universitas Lampung, Rohmani, menyatakan dukungannya terhadap upaya Densus 88 dalam memberikan edukasi mengenai bahaya radikalisme. Menurutnya, gerakan radikalisme yang masif dan tersembunyi dapat dengan mudah mempengaruhi pemikiran mahasiswa jika mereka tidak memiliki pondasi ideologis yang kuat.

“Paham radikalisme adalah ancaman serius yang harus diwaspadai oleh kita semua. Dengan semangat cinta tanah air dan penerapan paham moderasi di kalangan mahasiswa, kita bisa melawan ideologi yang merusak keutuhan bangsa,” tutur Rohmani.

Pernyataan Ketua PMII Rayon Pertanian Unila

Sementara itu, Ketua PMII Rayon Pertanian, Merdi Yansyah, menegaskan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam menjaga keutuhan NKRI dari ancaman radikalisme. Ia menyampaikan. bahwa mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan. dan toleransi di lingkungan kampus.

Baca Juga :  Siapkan Karya Ilmiah Berkelas Internasional, UIN Berikan Pelatihan dan Pendampingan pada Mahasiswa

“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Dengan pemahaman ideologi yang kuat, kita dapat menghindari paham-paham yang merusak seperti radikalisme. Kampus harus menjadi tempat berkembangnya nilai-nilai kebangsaan dan toleransi,” tegas Merdi Yansyah.

Acara ini diharapkan dapat memberikan bekal ideologis yang kuat kepada para mahasiswa, sehingga mereka mampu menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan kampus dan masyarakat luas. Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, paham radikalisme dan intoleransi dapat dicegah sebelum menyebar lebih luas. (Pin)

Berita Terkait

GUSDURian Lampung Bawa Gagasan Rumah Ibadah Hijau dan Ruang Dialogis ke TUNAS 2025 Jakarta
Kadisdikbud Lampung Akan Buka Lomba Baca Puisi Esai
Mahasiswa Bukan Penonton: Fatikhatul Khoiriyah Serukan Peran Nyata di Tengah Bangsa
Mengenal MACI: Ruang Informasi Publik yang Edukatif dan Terpercaya
Prof Abdul Haris: PMII Benteng Moral dan Intelektual Bangsa
PKN PMII ke-19 Tahun 2025, Soroti Disiplin Intelektualisme dan Disiplin Moral Kader
Reses di Lampung Tengah Munir Abdul Haris Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Salurkan PIP
AMHTN-SI Gelar Diskusi Publik Bahas RUU KUHAP yang Dinilai Berpotensi Langgar HAM

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:12 WIB

GUSDURian Lampung Bawa Gagasan Rumah Ibadah Hijau dan Ruang Dialogis ke TUNAS 2025 Jakarta

Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:28 WIB

Kadisdikbud Lampung Akan Buka Lomba Baca Puisi Esai

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:43 WIB

Mahasiswa Bukan Penonton: Fatikhatul Khoiriyah Serukan Peran Nyata di Tengah Bangsa

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:03 WIB

Mengenal MACI: Ruang Informasi Publik yang Edukatif dan Terpercaya

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Prof Abdul Haris: PMII Benteng Moral dan Intelektual Bangsa

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Bandar Lampung

Jelang Demo DPRD Lampung, Topik Sanjaya: Ajak Jaga Kondusivitas

Sabtu, 30 Agu 2025 - 14:59 WIB