Gubernur dan Wagub Terpilih Pertegas Komitmen Bangun Lampung dengan Identitas Budaya

Selasa, 7 Januari 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih, Rahmat Mirzani Djausal dan dr Jihan Nurlela menegaskan komitmennya untuk membangun Lampung yang maju tanpa melupakan akar budaya dan tradisi lokal.

Hal ini disampaikan dalam acara silaturahmi bersama komunitas Bela Budaya Nusantara yang berlangsung meriah dan penuh semangat di Bandar Lampung, Senin malam (6/1/2025).

Dalam pidatonya, Mirza—sapaan Rahmat Mirzani Djausal— menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh relawan Bela Budaya Nusantara yang telah bekerja keras mendukung perhelatan Pilkada 27 November 2024.

Ia menyoroti pentingnya menjaga identitas budaya Lampung di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

“Lampung adalah provinsi dengan keberagaman yang luar biasa. Dari Sabang sampai Merauke, semua suku ada di sini dan hidup berdampingan dengan damai. Ini adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari Senator ke Cawagub, Jihan Nurlela Siap Hadapi Tantangan Baru

Mirza juga menekankan bahwa keberagaman ini telah menjadi kekuatan Provinsi Lampung selama ratusan tahun. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi dan pengaruh budaya luar mulai mengancam kelestarian budaya lokal.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas yang kuat.

Mirza-Jihan memiliki visi untuk membawa Lampung Maju dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Mereka berkomitmen mengangkat Lampung ke tingkat yang lebih baik melalui pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan yang merata tanpa melupakan akar tradisi dan kearifan lokal.

Baca Juga :  Agar Generasi Muda Tidak Terjerumus Narkoba, Azwar Harapkan Pola Hidup Religius

“Nilai-nilai seperti gotong royong, saling menghormati, dan keseimbangan dengan alam harus terus kita pelihara. Ini bukan hanya soal mempertahankan tradisi, tetapi juga membangun masa depan yang berkeadilan dan beradab,” tambahnya.

Mirza juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Lampung, seperti ketimpangan ekonomi di pedesaan, kurangnya optimalisasi hasil bumi, dan akses pendidikan yang masih terbatas. Menurutnya, membangun Lampung yang sejahtera tidak bisa dilepaskan dari persatuan yang kuat dan identitas budaya yang kokoh.

Dalam pidatonya, Jihan juga menekankan bahwa budaya bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga alat untuk memperkuat persatuan dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

“Budaya adalah modal sosial yang harus kita kembangkan untuk memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi. Dengan budaya, kita bisa menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, dan membangun masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra DPRD Bandar Lampung Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan dari Gubernur

Jihan juga mengapresiasi komunitas Bela Budaya Nusantara yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pelestarian tradisi dan budaya Lampung. Menurutnya, dukungan komunitas ini membuktikan bahwa budaya tetap menjadi bagian penting dari pembangunan di era modern.

Di akhir pidatonya, Jihan mengajak seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, komunitas budaya, hingga pemerintah, untuk bersatu membangun Lampung yang lebih maju dan berbudaya.

“Mari kita bergotong royong menjaga budaya dan tradisi sebagai kekuatan membangun masa depan Lampung. Dengan identitas yang kuat, kita akan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” tegasnya. (Amd)

Berita Terkait

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan
Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:20 WIB

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB