Aksi Mahasiswa Lampung: Kawat Berduri Tak Halangi Tuntutan Perbaikan Pendidikan dan Infrastruktur

Senin, 17 Februari 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ratusan massa aksi Aliansi Mahasiswa se-Provinsi Lampung menggeruduk kantor DPRD Lampung berunjuk rasa dengan sejumlah tuntutan, pada Senin (17/02/2025).

Massa aksi tiba di halaman kantor Pemerintahan Provinsi Lampung sekira pukul 12.00 Wib. Mereka membawa berbagai atribut bendera, banner maupun spanduk bertuliskan, Pendidikan jadi Taruhan, Indonesia cemas, Darurat Pendidikan dan Alerta Alerta!

Baca Juga :  Lentera Dzulqarnain Terpilih Sebagai Ketua Umum Baru UKMBS Unila Periode 2025

Aksi itu ditujukan sebagai bentuk protes terhadap berbagai isu dan kebijakan pemerintah yang dinilai tak berpihak terhadap rakyat.

Kedatangan mahasiswa itu disambut pagar kawat berduri yang terpasang di gerbang kantor Pemprov Lampung.

Terlihat sejumlah aparat kepolisian maupun Satpol PP melakukan pengamanan terhadap aksi tersebut.

“Kami datang ke sini untuk menyampaikan orasi baik-baik, tapi kenapa niat baik kami dihadang oleh kawat berduri,” tegas salah seorang orator dari atas mobil.

Baca Juga :  Sejumlah Mahasiswa STKIP PGRI Bandar Lampung Gelar Aksi Sosial Bagikan Nasi Kotak

Terlihat juga sebaris kawat berduri terluas sudah berhasil dihancurkan mahasiswa. Sementara masih ada dua lapis lagi kawat berduri.

Dari keterangan BEM Unila lewat akun instagram resminya, mahasiswa memiliki tiga tuntutan diantaranya;
1. Menuntut pemerintah pusat untuk mengkaji ulang terkait INPRES Nomor 1 Tahun 2025 dan menjadikan pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama.
2. Menuntut Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengevaluasi kinerja aparat dalam penanganan kasus HAM di Provinsi Lampung.
3. Menuntut Pemerintah Kota Bandarlampung dalam penyelesaian masalah sampah, banjir dan infrastruktur di Kota Bandar Lampung.(Amd)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB