Raker 2025 UIN RIL: Bappenas Dorong Penguatan Kelembagaan PTKI Menuju Rekognisi Internasional

Rabu, 19 Februari 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Dinamik.id) – Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Amich Alhumami PhD menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam menghadapi tantangan global dan menuju rekognisi internasional.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) UIN Raden Intan Lampung 2025 yang bertema Pengembangan Kelembagaan Menuju Rekognisi Internasional, Rabu (19/02/2025). Acara ini berlangsung secara daring dengan jajaran pimpinan UIN RIL yang berkumpul di Ballroom kampus.

Dalam pemaparannya, Amich Alhumami menyoroti visi besar Indonesia Emas 2045 yang berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Menurutnya, SDM yang kompetitif, berpengetahuan inovatif, serta menguasai teknologi menjadi faktor utama dalam membangun bangsa yang berdaya saing tinggi. “Tidak ada sebuah bangsa yang memiliki daya saing tinggi tanpa menyiapkan SDM yang unggul,” ujarnya.

Baca Juga :  Kontribusi dalam Pengembangan Pendidikan Bahasa, PBI Kembali Adakan International Talk

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PTKI harus mampu merespons tantangan modernisasi dan globalisasi yang semakin kompleks. Supremasi ilmu pengetahuan menjadi faktor utama dalam membangun kekuatan ekonomi, seperti yang telah dicontohkan oleh negara-negara maju. “Sebagai bagian dari masyarakat muslim dunia, kita harus bisa menghadapi modernisasi dan globalisasi dengan memperkuat ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.

Dalam konteks penguatan kelembagaan, Amich menekankan bahwa PTKI harus memenuhi ekspektasi masyarakat dengan menjalankan empat peran utama, yaitu sebagai agent of research, agent of education, agent of economic development, dan agent of culture, knowledge, and technology transfer. Keempat aspek ini menjadi indikator daya saing global sebuah institusi pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Kopma Unila Gelar Rapat Tahunan Katat Keuntungan 1,5 Miliar dan Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa Wirausaha

Terkait visi Indonesia Emas 2045, ia menyebutkan beberapa tolok ukur yang harus dicapai, antara lain peningkatan pendapatan per kapita setara dengan negara maju, peningkatan daya saing, penurunan angka kemiskinan, serta penurunan emisi gas rumah kaca menuju zero emission.

Namun, ia juga menyoroti beberapa tantangan yang masih dihadapi PTKI, terutama dalam hal belanja riset dan pengembangan ilmu pengetahuan yang masih lebih rendah dibandingkan negara-negara yang tergabung dalam Organisation of Islamic Cooperation (OIC). “Tantangan pengembangan pendidikan tinggi mencakup optimalisasi riset dan pengembangan IPTEK, infrastruktur, serta membangun jaringan internasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Direktur Sumber Daya Ditjen Diktiristek Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Rektor

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Indonesia. Dengan wilayah yang luas dan sumber daya yang besar, eksplorasi sains dan teknologi harus dilakukan secara maksimal. “Kita harus memastikan bahwa PTKI dapat bertransformasi cepat menjadi institusi yang modern, kosmopolit, dan produktif,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Bappenas mendukung penguatan infrastruktur pendidikan yang sejalan dengan visi dan bidang ilmu di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. (Pin)

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia
Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030
BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIB

Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 18:48 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Kamis, 9 April 2026 - 13:45 WIB

Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030

Senin, 22 Desember 2025 - 15:57 WIB

BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Berita Terbaru