Kesiapan Arus Mudik: BPJN Lampung Pastikan Jalan Nasional Aman Dilalui Pemudik

Selasa, 25 Maret 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (dinamik.id)– Menjelang libur Lebaran 2025, seluruh lubang yang ada di jalan nasional se-Lampung telah berhasil ditutup. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Susan Novelia, dalam sebuah konferensi pers pada Selasa (25/3/2025).

Menurut Susan, penutupan lubang-lubang jalan ini dilakukan untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi pemudik.

“Kami memastikan bahwa hingga 21 Maret 2025, seluruh lubang di jalan nasional sudah 100 persen ditutup. Dengan demikian, kami siap menyambut arus mudik dan arus balik tahun ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa BPJN Lampung akan terus berkomitmen untuk menanggulangi lubang-lubang baru yang mungkin muncul.

Baca Juga :  Musa Ahmad Didampingi Aprozi Alam Bagikan 30 Unit Motor ke 29 PK se Lamteng

“Apabila ditemukan lubang baru di jalan, kami akan segera menanganinya dan menutupnya. Itu merupakan bagian dari tanggung jawab kami,” tegas Susan.

Beberapa ruas jalan yang telah diperbaiki dan ditutup lubangnya, menurut Susan, antara lain Simpang Tanjungkarang hingga Jalan Mangonsidi, Simpang Tanjungkarang ke Kurungan Nyawa, serta Pematangpanggang hingga Simpang Bujung Tenuk.

“Selain itu, kami juga telah menuntaskan penutupan di ruas-ruas lain seperti Simpang Penawar – Rawajitu dan Simpang Bujung Tenuk – Batas Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur,” rinci Susan.

Lebih lanjut, Susan menjelaskan bahwa penutupan tersebut juga mencakup ruas Wayjepara – Bakauheni, Terbanggibesar – Tegineneng – Sukadana, dan Tegineneng – Simpang Tanjungkarang.

Baca Juga :  Kapolres Mesuji Pimpin Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2024

“Kami sudah menangani ruas Sutami – Bandar Sribhawono, Sanggi – Gedongtataan, dan Gunung Kemala – Sanggi,” jelasnya.

Mengenai kondisi jalan secara keseluruhan, Susan mengatakan bahwa tingkat kemantapan jalan nasional Lampung sudah mencapai 93,75 persen dari total panjang jalan yang ada, yakni 1.298 kilometer.

“Sisanya sekitar 6 persen mengalami kerusakan yang tergolong ringan dan sedang, dan kami sedang berupaya untuk segera memperbaikinya,” ungkapnya.

Susan juga mengingatkan agar para pemudik berhati-hati di jalan, karena ada 39 titik yang rawan longsor yang perlu mendapat perhatian ekstra.

“Contohnya di ruas Liwa – Simpang Gunung Kemala, terdapat lima titik yang cukup berbahaya. Kami berharap dapat segera memperoleh dana untuk perbaikan di tahun ini,” katanya.

Baca Juga :  Cegah Stunting, Dandim 0426/TB Menjadi Orang Tua Asuh

Selain itu, Susan mengungkapkan bahwa terdapat beberapa titik yang berpotensi banjir akibat cuaca ekstrem, seperti di Batas Lampung Timur – Lampung Tengah, Simpang Tanjungkarang – Kilometer 10, serta di daerah Pringsewu dan Rajabasa.

“Kami melakukan pemeliharaan rutin seperti pembersihan saluran drainase dan rumput di bahu jalan untuk mengurangi risiko tersebut,” jelasnya.

Susan juga menginformasikan bahwa beberapa titik lain rawan kecelakaan, antara lain di Tarahan Lampung Selatan, Belimbing Kotaagung Timur, Sedayu Tanggamus, serta di Lintas Barat dan Lemong.

“Selain itu, lokasi-lokasi yang dekat dengan pasar juga rawan terjadi kemacetan, yang perlu diwaspadai,” tutupnya. (Ang).

Berita Terkait

Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026
PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri
Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi
Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!
Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut
Pasca Telan Korban, PMII Pertanyakan SOP dan Izin Wira Garden
DBH Sawit Lampura Tahun 2026 Terjun Bebas Sementara CSR Perusahaan Sawit Menjadi Teka-Teki

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:42 WIB

Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi

Senin, 13 April 2026 - 12:45 WIB

KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026

Minggu, 12 April 2026 - 16:12 WIB

PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri

Sabtu, 11 April 2026 - 19:12 WIB

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

Jumat, 10 April 2026 - 19:17 WIB

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Berita Terbaru

Lainnya

KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026

Senin, 13 Apr 2026 - 12:45 WIB

Edukasi

Pensiunan PT SIL Gelar Halalbihalal Jaga Silaturahmi

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:42 WIB