Politisi PKS Syukron Muchtar Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Tekan Pengangguran

Senin, 2 Juni 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Syukron Muchtar menegaskan pentingnya pendidikan vokasi sebagai solusi nyata dalam mengurangi pengangguran dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Lampung.

Hal ini ia sampaikan dalam Dialog Interaktif bertajuk “Menilik Langkah Disdikbud Membenahi Masalah Pendidikan dan Penerapan Pendidikan Vokasi Untuk Meningkatkan Kualitas SDM” yang digelar di Lamban Sabah, Senin (2/06/2025).

Syukron menyampaikan bahwa angka pengangguran di masyarakat masih tergolong tinggi. Selain itu, ia juga menyoroti rendahnya angka generasi muda yang meneruskan ke perguruan tinggi, khususnya di daerah pemilihannya (dapil Lampung 3, Metro, Pringsewu dan Pesawaran)

Oleh karena itu, Menurutnya pendidikan vokasi menjadi salah satu jalan tengah yang relevan dan strategis.

“Setuju dengan pendidikan vokasi, hadirnya pendidikan Vokasi sebagai solusi baik buat masyarakat kita,” ujar politisi muda ini.

Namun, Syukron menekankan pentingnya memastikan pendidikan vokasi yang berkesesuaian dengan kebutuhan pasar (link and match). Hal itu dikarenakan agar setiap lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap kerja.

“Sehingga skill yang diberikan betul – betul yang di butuhkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lesty Putri Kawal Kolaborasi 'Muluskan' Jalan Simpang Korpri-Purwotani

Lebih lanjut, Syukron juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui pendidikan etika dan adab.

“Jangan sampai, skill bagus tapi etika tidak bagus sehingga mempengaruhi karirnya,” katanya.

Selain itu, Syukron juga menyoroti pentingnya kemampuan berbahasa, terutama bahasa asing.

“Bagus kalau di pendidikan vokasi dibekali modal bahasa sehingga ketika selesai pendidikan itu ruang pengabdian nya lebih besar. Tidak hanya didalam negeri tapi juga di luar negeri,” ungkapnya.

Syukron berharap, ke depan siswa lulusan pendidikan vokasi bisa memiliki tiga jalur pilihan, bisa langsung bekerja, melanjutkan ke perguruan tinggi, atau berwirausaha dengan membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Baca Juga :  Syukron Muchtar: Isra Mi'raj Ajarkan Nilai Kejujuran, Amanah, dan Keteguhan

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2025 menjadi sebesar 4,07 persen. Angka ini turun 0,05 persen poin dibanding periode Februari 2024.

Dari sisi ketenagakerjaan, jumlah penduduk bekerja pada Februari 2025 tercatat sebanyak 4.87 juta orang. Jumlah itu, naik sebesar 42,73 ribu orang dibandingkan Februari 2024.

Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebanyak 2.291,00 ribu orang atau sebesar 46,96 persen. (Amd)

Berita Terkait

Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM
Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK
BK DPRD Lampung Panggil Andy Roby Terkait Dugaan Pengempisan Ban Mobil Mahasiswa UBL
100 Ribu Peserta BPJS PBI di Lampung Dinonaktifkan, DPRD Ungkap Penyebab dan Solusinya
HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital
Tak Hanya Turun Lapangan, Desca Siap Cetak Goal ke Gawang IJP FC
Krisis Etika, BEM UBL Desak BK dan Fraksi Tegas soal Andy Roby
Ketua DPRD Lampung Dukung Launching IJP FC, Dorong Budaya Hidup Sehat

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:38 WIB

Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM

Senin, 9 Februari 2026 - 23:18 WIB

Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK

Senin, 9 Februari 2026 - 22:25 WIB

BK DPRD Lampung Panggil Andy Roby Terkait Dugaan Pengempisan Ban Mobil Mahasiswa UBL

Senin, 9 Februari 2026 - 16:32 WIB

100 Ribu Peserta BPJS PBI di Lampung Dinonaktifkan, DPRD Ungkap Penyebab dan Solusinya

Senin, 9 Februari 2026 - 16:28 WIB

HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB