PWI Lampung Tegaskan Kebudayaan Daerah Sebagai Penopang Identitas Nasional

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. Saat kegiatan diskusi kebudayaan yang di gelar PWI Provinsi Lampung

i

Doc. Saat kegiatan diskusi kebudayaan yang di gelar PWI Provinsi Lampung

Bandar Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menggelar Diskusi Kebudayaan bertema “Budaya Daerah sebagai Identitas Nasional” di Ballroom Hotel Emersia, Senin 11 Agustus 2025.

Acara dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Ganjar Jationo. Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni tokoh budaya Ansyori Dhausal, tokoh adat Mawardi Harirama, dan Ketua Dewan Kesenian Lampung Satria Bangsawan.

Baca Juga :  PWI Lampung Mengajak MPAL Matangkan Ikon Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyoroti minimnya ruang diskusi kebudayaan di daerah. Menurutnya, PWI telah lama memberi perhatian terhadap sektor ini, termasuk melalui Anugerah Kebudayaan yang rutin digelar pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Baca Juga :  Penyelenggara PRL 2024 Ajak PWI Kolaborasi Sukseskan Even Promosi Lampung

“Kebudayaan adalah identitas Indonesia. Kepala daerah bersama insan pers punya peran strategis memajukannya,” ujarnya.

Ganjar Jationo, mewakili Gubernur, menyebut kebudayaan daerah sebagai jantung identitas nasional. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan nilai, bahasa, dan tradisi lokal di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi.

Baca Juga :  Blusukan ke Lampung, Presiden Pantau Harga Komoditas Hingga Cek Jalan Lamteng

Media massa dan media sosial, lanjut Ganjar, memegang peran penting dalam pelestarian budaya. “Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan kebudayaan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Mulai dari pelestarian cagar budaya, penguatan bahasa dan seni daerah, pengembangan museum dan festival, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya,” jelasnya.

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Ajak Dukung Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Ajak Dukung Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru