LBH DLN Gelar Legal Course: Membaca Ulang Keadilan di Indonesia

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dharma Loka Nusantara resmi membuka program Legal Course bertema “Rekonstruksi Wacana Keadilan”. Kegiatan ini berlangsung di Kantor LBH DLN, Sukarame, Bandar Lampung, dan diikuti oleh 10 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Bandar Lampung yang memiliki minat pada isu-isu hukum dan keadilan sosial, Kamis 21 Agustus 2025.

Program ini dirancang sebagai ruang pendidikan hukum alternatif yang bertujuan membangun cara pandang kritis mahasiswa terhadap sistem hukum yang berlaku. Melalui pendekatan interdisipliner dan refleksi atas realitas sosial, Legal Course mendorong peserta untuk mempertanyakan ulang konsep keadilan yang selama ini dianggap final, serta menggali nilai-nilai hukum yang berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Direktur LBH Dharma Loka Nusantara, Ahmad Hadi Baladi Ummah atau yang akrab disapa Pupung, menjelaskan bahwa Legal Course ini lahir dari kegelisahan atas sempitnya pemaknaan keadilan dalam praktik hukum di Indonesia. “Selama ini hukum lebih banyak melayani kepentingan kekuasaan daripada menjawab kebutuhan keadilan masyarakat. Kita perlu merombak cara kita memahami dan memperjuangkan keadilan,” ujar Pupung dalam sambutannya.

Menurut Pupung, secara filosofis, keadilan harus dimaknai sebagai proses yang hidup dan kontekstual, bukan sekadar putusan pengadilan atau kepastian hukum. “Melalui Legal Course, kami ingin mencetak pembela keadilan yang tidak hanya fasih dalam bahasa hukum, tetapi juga peka terhadap penderitaan sosial. Ini adalah bagian dari ikhtiar kolektif untuk membumikan kembali hukum sebagai alat pembebasan,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang temu dan berbagi gagasan antar mahasiswa lintas kampus yang tertarik membangun gerakan hukum dari bawah. Peserta akan terlibat dalam diskusi mendalam, pembacaan kasus, serta pelatihan teknis advokasi berbasis komunitas sebagai bekal untuk terlibat langsung dalam kerja-kerja keadilan.

Baca Juga :  Optimalisasi Kinerja Aparatur Desa, Kejari Mesuji Gelar Penyuluhan Hukum

LBH Dharma Loka Nusantara berkomitmen menjadikan Legal Course sebagai program berkelanjutan dalam penguatan gerakan hukum kritis di Lampung. Melalui rekonstruksi wacana keadilan, lembaga ini berharap dapat menumbuhkan generasi baru yang berani memperjuangkan nilai-nilai keadilan substantif di tengah sistem hukum yang kerap timpang.

Berita Terkait

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa
Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Jangan ‘Panic Buying’
Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT
DPRD Kawal Proyek PSEL 2028, TPA Bakung Ditargetkan Bertransformasi Jadi Energi Listrik
Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:51 WIB

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:08 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Jangan ‘Panic Buying’

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:26 WIB

Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:08 WIB

KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:13 WIB

DPRD Kawal Proyek PSEL 2028, TPA Bakung Ditargetkan Bertransformasi Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru

Petugas dan warga menemukan satu korban, yang merupakan pria dewasa, hanyut terseret arus banjir dalam kondisi meninggal dunia.

Berita

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:51 WIB