Pemkot Bandar Lampung Libatkan 340 Relawan Tekan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (Dinamik.id) -Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melibatkan 340 relawan untuk memperkuat kepedulian terhadap anak dan perempuan.

“Para ratusan relawan ini untuk terus memperkuat program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM),” kata Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di Gedung Semergou, Pemkot Bandar Lampung, Rabu 8 oktober 2025.

Eva menjelaskan, keberadaan relawan tersebut menjadi langkah krusial dalam menjangkau korban kekerasan dan memberikan keberanian bagi mereka untuk berani mengadu.

“Para aktivis bukan hanya peduli, tapi juga menjadi ujung tombak perlindungan di masyarakat. Mereka perlu penguatan kapasitas agar bisa mendampingi korban secara maksimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Perempuan Sabet Juara Esport, World Championship

Sebanyak 340 relawan tersebut tersebar di 17 kelurahan, dengan komposisi dua orang di tingkat kecamatan dan empat koordinator di tingkat kota.

Sementara di tiap kelurahan terdapat tiga relawan yang menjadi jaringan di luar relawan SAPA, berperan sebagai garda terdepan dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bandar Lampung juga menyiapkan tim pendamping yang akan membantu korban dari awal hingga proses hukum selesai, termasuk pendampingan psikologis dan kebutuhan konsumsi secara gratis.

“Bahkan jika diperlukan, pendampingan bisa dilakukan hingga luar kota seperti ke Palu. Masih banyak masyarakat yang belum tahu harus mengadu ke mana,” ujar Eva.

Baca Juga :  Walikota Eva Dwiana Hadiri Peletakan Batu Pertama RS UIN Raden Intan Lampung

Ia menambahkan, setiap anak dan perempuan memiliki hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, termasuk kesehatan reproduksi. Semua itu penting demi terwujudnya Generasi Emas 2045.

Pemkot Bandar Lampung mencatat jumlah pengaduan kasus kekerasan tahun ini cukup tinggi.

“Untuk kasus perempuan tercatat 63 laporan, sementara anak mencapai 94 laporan. Kasus dominan adalah kekerasan seksual terhadap anak,” ungkap Eva.

Sebagian besar korban berasal dari keluarga dengan orang tua berpisah, bekerja sebagai TKI, atau anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga :  Bandar Lampung Raih WTP Lagi, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan

“Anak-anak dengan kebutuhan khusus lebih rentan. Perlindungan terhadap mereka harus jadi perhatian utama,” tegasnya.

Eva juga menyinggung salah satu kasus yang sempat mencuat, yakni insiden di Safarius. Ia menegaskan bahwa penyelesaian kasus kekerasan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

“Semua harus berkolaborasi dengan masyarakat agar korban tahu ke mana harus mengadu.

WhatsApp jadi jalur komunikasi yang efektif. Banyak korban KDRT yang akhirnya berani menghubungi dan mendapatkan bantuan. Perempuan harus bebas dari tekanan dan kekerasan,” ujar Eva.(pin)

Berita Terkait

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS
Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung
Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas
Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat
Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan
Pentingnya Kolaborasi dalam Menangani Banjir di Kota Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Gandeng REI Perkuat Ekonomi Properti
Wali Kota Eva Dwiana Terima Kunjungan Real Estate Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:12 WIB

Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:08 WIB

Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:48 WIB

Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:02 WIB

Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan

Berita Terbaru

Edukasi

Qurban dan Nilai Kemanusiaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB