KPBN Perluas Akses Pasar Kopi Lewat Tender Perdana Pasar Lelang Komoditas

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Holding Perkebunan Nusantara melalui anak usahanya, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), resmi melaksanakan Tender Perdana Pasar Lelang Komoditas (PLK) Kopi di Pasar Nusantara PT KPBN, Jalan Cut Meutia No. 11, Menteng, Jakarta, pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Board of Management PT KPBN beserta seluruh Kepala Bagian ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan memperluas ekosistem perdagangan komoditas melalui mekanisme pasar yang transparan, kompetitif, dan modern.

Acara dibuka dengan sambutan dari Muhammad Zulham Rambe, SEVP Operation PT KPBN, yang menyampaikan harapannya agar tender perdana ini menjadi momentum bagi penguatan posisi KPBN di sektor perdagangan kopi nasional.

“Semoga pembukaan tender perdana kopi ini menjadi awal yang baik bagi KPBN untuk memperluas pasar, memperkuat jaringan perdagangan komoditas, serta menghasilkan revenue yang lebih optimal bagi perusahaan,” ujar Zulham dalam sambutannya.

Sementara itu, Andrial Saputra, Kepala Bagian Bursa dan Pengembangan Bisnis PT KPBN, menegaskan bahwa tender perdana ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat peran KPBN sebagai fasilitator utama perdagangan komoditas perkebunan.

Baca Juga :  PTPN I Reg7 Elemen Penting Ekonomi Musi Banyuasin

“Kami berharap tender perdana ini menjadi pijakan awal untuk mengembangkan pasar dan memperluas jangkauan pembeli, sekaligus memperkuat peran KPBN dalam mendukung perdagangan komoditas nasional,” tutur Andrial.

Sebagai simbol peluncuran, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Andrial Saputra yang kemudian diserahkan kepada Muhammad Zulham Rambe. Prosesi ini melambangkan semangat baru bagi KPBN dalam menghadirkan inovasi serta memperkuat kontribusi perusahaan terhadap sektor komoditas Indonesia.
Usai prosesi, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan lelang kopi secara langsung (live bidding) yang menampilkan proses input harga, penentuan price idea, hingga pengumuman pemenang tender.

Baca Juga :  Kober Gelar Seminar, Menatap Tubuh Bahasa (Cawa Lappung)

Dalam tender perdana ini, komoditas kopi berhasil terjual sebanyak 1 lot (5 ton) dengan harga Rp68.000 per kilogram, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp340 juta. Capaian tersebut menjadi langkah awal positif bagi KPBN dalam mengembangkan mekanisme pasar lelang komoditas yang lebih terbuka dan efisien.

Melalui pelaksanaan Tender Perdana Pasar Lelang Komoditas Kopi ini, Holding Perkebunan Nusantara dan KPBN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi perdagangan komoditas yang inklusif, memperluas jaringan pembeli, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor perkebunan nasional. (pin)

Berita Terkait

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India
Pers Krusial Promosikan Pariwisata Topang Perekonomian Banten
Pertaruhan Kedaulatan Negara Demi Kepentingan Sesaat
Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor
Pertaruhan Nasib Puluhan Ribu Pekerja dan Industri Gula Dibalik Pencabutan HGU SGC
Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen
Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat: Kunci Sehatnya Keuangan Perusahaan
Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57 WIB

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pers Krusial Promosikan Pariwisata Topang Perekonomian Banten

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:30 WIB

Pertaruhan Kedaulatan Negara Demi Kepentingan Sesaat

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:35 WIB

Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:45 WIB

Pertaruhan Nasib Puluhan Ribu Pekerja dan Industri Gula Dibalik Pencabutan HGU SGC

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB