SGC Jaga Kemitraan dan Berbagi Ilmu Cara Menanam Tebu yang Baik dengan Petani

Selasa, 4 November 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG (dinamik.id) – Sugar Group Companies (SGC) terus aktif menjalin kemitraan tebu dengan petani di Lampung. Kemitraan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang menurun akibat anjloknya harga singkong yang mereka tanam selama ini.

“Kemitraan tebu ini berbasis pertanian berkelanjutan di mana Sugar Group tidak sekadar bermitra tebu dengan petani, tetapi juga berbagi ilmu dengan mereka tentang bagaimana menanam tebu yang baik,” kata Sulis Prapto, perwakilan SGC saat menyampaikan materi sosialisasi kemitraan tebu antara SGC dan petani di Balai Kampung Mahabang, Kecamatan Dente Teladas, Tulang Bawang, Lampung, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  Purwati Lee: Saya Berharap Tebu Masa Depan Petani Lampung

Hadir dalam sosialisasi tersebut Camat Dante Teladas, Zainuddin, Kepala Kampung Mahabang, Bahori Muslim, dan juga pimpinan SGC, Purwati Lee.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sulis, menanam tebu memang tidak sulit. Tetapi untuk menghasilkan tebu yang baik, perlu perawatan dengan penuh kasih sayang, perlu tender loving Care (TLC).

Baca Juga :  Ajang Pemilihan Mulei Menganai 2023, Ini Pesan Penjabat Bupati Tubaba M. Firsada

Camat Dente Teladas, Zainuddin sangat mendukung kemitraan tebu dengan petani yang dilakukan SGC. Kemitraan ini bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi warganya yang kini sedang terpuruk akibat anjloknya harga singkong.

“Saya selalu mendukung. Saya akan selalu hadir kalau ada sosialisasi kemitraan yang bisa menyejahterakan warga saya. Saya melihat niat baik perusahaan yang tulus ingin membantu warga saya,” kata Zainuddin.

Sosialisasi kemitraan di Mahabang tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para petani. Tidak kurang 30 perani mendaftar sebagai mitra dalam sosialisasi di Mahabang.

Baca Juga :  SKK Migas Sumbagsel Ajak PWI Lampung Sosialisasikan Pentingnya Pemenuhan Energi ke Masyarakat

Made Agus dari Way Dente mendaftarkan 3 hektare tanahnya untuk bermitra dengan SGC. Sedangkan Suroto warga Kampung Mahabang mendaftarkan 2 hektare tanahnya untuk bermitra.

Suroto tidak sendiri, dia mengajak beberapa kawannya untuk bermitra tebu dengan SGC. “Ada yang ikut 1 hektar, ada juga yang ikut meski hanya setengah hektare,” kata Suroto. (Pin)

Berita Terkait

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India
Pers Krusial Promosikan Pariwisata Topang Perekonomian Banten
Pertaruhan Kedaulatan Negara Demi Kepentingan Sesaat
Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor
Pertaruhan Nasib Puluhan Ribu Pekerja dan Industri Gula Dibalik Pencabutan HGU SGC
Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen
Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat: Kunci Sehatnya Keuangan Perusahaan
Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57 WIB

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pers Krusial Promosikan Pariwisata Topang Perekonomian Banten

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:30 WIB

Pertaruhan Kedaulatan Negara Demi Kepentingan Sesaat

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:35 WIB

Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:45 WIB

Pertaruhan Nasib Puluhan Ribu Pekerja dan Industri Gula Dibalik Pencabutan HGU SGC

Berita Terbaru