Satu-satunya Parpol Pengusung, PDIP Menunggu Putusan Hukum Bupati Lamteng Ardito Wijaya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)-Genap 10 bulan dilantik menjadi Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya harus lapang dada mengiklaskan jabatannya sebagai orang nomor satu di kabupaten dengan mata pilih terbesar di Provinsi Lampung.

Ardito Wijaya dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Bupati bersama Komang Koheri sebagai wakil bupati Lampung Tengah pada Kamis, 20 Februari 2025.

Namun malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, lembaga anti rasyuwah menangkap tangan Ardito Wijaya pada Rabu, 12 Desember 2025 lalu dengan kasus dugaan korupsi.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses hukum yang menjerat putra mantan Bupati Lampung Tengah dan Walikota Metro A Pairin itu tentu menjadi nasib baik bagi Wakil Bupati Komang Koheri bila benar Ardito terbukti melakukan korupsi. Komang Koheri merupakan mantan anggota Fraksi PDIP di DPR RI dari Dapil Lampung II.

Baca Juga :  Prestasi Antikorupsi Lampung Terkoyak OTT Bupati Lamteng, Pengamat: Ini Aib Besar!

Secara aturan, Komang Koheri dapat menggantikan posisi Bupati dan Wakil Bupati akan diisi kader parpol pengusung. PDIP menjadi satu-satunya parpol pengusung Ardito-Komang Koheri pada Pilkada 2024 lalu.

Merespon itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti menyampaikan, partainya tentu menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Sebagai partai pengusung, kita sedang menunggu proses yang sedang berjalan. Harapan saya, kita semua bisa menghormati proses itu dulu sehingga apa yang menjadi harapan teman-teman dan masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar dan valid setelah proses berjalan dari pihak yang berwenang,” kata Winarti, saat dimintai tanggapan di kantor PDI Perjuangan Lampung, Kamis (11/12).

Baca Juga :  Pemkab Mesuji Lakukan Penyiraman Air dan Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

Tak mau terburu-buru, Winarti yang juga mantan bupati Tulangbawang menegaskan, PDIP hanya memantau perkembangan kasus tersebut sambil menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum.

“Kami pun hanya memantau dan mendoakan. Mudah-mudahan nanti kita mendapatkan informasi yang valid setelah proses dari pihak berwenang disampaikan, karena kita tidak boleh mendahului. Doakan yang terbaik,” imbuhnya.

Winarti juga mengingatkan kepada seluruh kader partai berlambang banteng ini agar menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi, sebagaimana pesan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri pada berbagai konsolidasi partai.

“Sebagaimana yang dipesankan oleh Ibu Megawati pada kongres. Kita harus menjaga diri, menjaga muruwah partai, dan taat pada hukum. Doakan semua kader bisa melaksanakan itu dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga :  KNPI dan OKP Gelar Silaturahmi dengan IKMAPAL Bahas Indonesia Emas 2045

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya dan 4 orang lainnya sebagai tersangka korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah TA 2025.

Kelima tersangka itu yakni Ardito Wijaya selaku Bupati Lampung Tengah periode 2025-2030, Ranu Hari Prasetyo adik Bupati Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra selaku anggota DPRD Lampung Tengah, Anton Wibowo selaku Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah serta Mohamad Lukman Sjamsuri direktur PT Elkaka Putra Mandiri. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka

Berita Terkait

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi
Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!
Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut
Pasca Telan Korban, PMII Pertanyakan SOP dan Izin Wira Garden
DBH Sawit Lampura Tahun 2026 Terjun Bebas Sementara CSR Perusahaan Sawit Menjadi Teka-Teki
Kejati Lampung Buka Blokir Rekening PT PSMI, Aksi Petani Tebu Batal
BRIN dan Komisi X DPR RI Dorong Literasi AI di Lampung
Cipayung Plus Kota Bandar Lampung Laksanakan Konsolidasi Dalam Rangka Membersamai Aksi Buruh dan Petani Mitra PT PSMI

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:12 WIB

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

Sabtu, 11 April 2026 - 18:56 WIB

Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!

Jumat, 10 April 2026 - 19:17 WIB

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 April 2026 - 18:38 WIB

Pasca Telan Korban, PMII Pertanyakan SOP dan Izin Wira Garden

Jumat, 10 April 2026 - 10:43 WIB

Kejati Lampung Buka Blokir Rekening PT PSMI, Aksi Petani Tebu Batal

Berita Terbaru

Berita

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:17 WIB