Bandarlampung (Dinamik.id) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan revitalisasi daerah aliran sungai (DAS) menjadi hal yang sangat penting sebagai salah satu upaya memitigasi terjadinya bencana alam di wilayah setempat.
“Daerah aliran sungai harus diperhatikan, untuk mendukung pembangunan Provinsi Lampung. Langkah ini harus dimulai, sebagai upaya mitigasi bencana seperti banjir dan kekeringan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal, di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan keberadaan daerah aliran sungai memiliki peran strategis dalam mencegah bencana seperti banjir dan kekeringan. Oleh karena itu, berbagai program konservasi, hilirisasi, serta penyelamatan daerah aliran sungai terus ditingkatkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Provinsi Lampung memiliki misi untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, termasuk melalui upaya pelestarian lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang,” katanya.
Gubernur menjelaskan dalam penyelamatan ekosistem, khususnya melalui program-program yang melibatkan pemerintah, selalu dilakukan dengan berkolaborasi lintas sektor bersama dunia usaha, dan berbagai elemen lainnya.
“Kita harus bergerak bersama dan memiliki semangat yang sama. Program penyelamatan daerah aliran sungai ini harus melibatkan seluruh pihak agar hasilnya optimal,” ucap dia.
Menurut dia, hal tersebut selaras dengan misi Pemerintah Provinsi Lampung, yakni meningkatkan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan. Dan salah satu poinnya termasuk menjaga alam untuk keberlangsungan generasi penerus.
Ketua Forum Daerah Aliran Sungai Lampung Slamet Budi Yuwono menjelaskan bahwa daerah aliran sungai memiliki fungsi vital, salah satunya sebagai sumber air irigasi, terutama karena Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil pangan nasional.
“Daerah aliran sungai berfungsi sebagai sumber air untuk irigasi di Provinsi Lampung. Sebagai daerah penghasil pangan, kita harus melestarikannya. Sebab sebagian daerah aliran sungai kita sudah mulai terdegradasi, sehingga perlu penyelamatan agar tetap berkelanjutan dan mampu menjaga produksi pangan,” ujar dia.
Menurut dia, salah satu tujuan Forum Daerah Aliran Sungai adalah membangun semangat masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengurangi degradasi serta mengembalikan fungsi daerah aliran sungai.
“Kita harus bersatu mengembalikan lahan kritis menjadi lahan yang baik, sehingga fungsi daerah aliran sungai bisa kembali optimal dan lebih baik lagi,” katanya.
Ia mengatakan langkah konkret yang dapat dilakukan salah satunya adalah Forum Daerah Aliran Sungai akan menggelar aksi penanaman pohon yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pelajar, masyarakat, hingga kalangan pengusaha.
“Rencana aksi kami adalah menanam bersama seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan. Ini bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lampung serta menjaga keberlanjutan produksi pangan Provinsi Lampung,” tambahnya.(pin).

Penulis : Pina











